Tidore, Maluku Utara- Sebanyak 285 sopir angkutan umum (angkot) yang tergabung dalam Organisasi angkutan darat (Organda) Kota Tidore melakukan aksi mogok terkait kekosongan BBM jenis Pertalite di SPBU Tuguwaji, Rabu (14/9/2022).
Amatan wartawan, tampak aksi mogok yang dilakukan mulai pukul 07.00 WIT hingga pukul 11.33 WIT itu mengambil beberapa titik utama pemogokan seperti kawasan pantai Tugulufa, kawasan terminal dan tanjung Soasio.
Akibat dari aksi mogok ini, aktifitas terminal dan pasar di wilayah Tidore terpantau sepi. Sejumlah calon penumpang yang biasanya menggunakan jasa angkot terpaksa menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun empat untuk bepergian.
Sementara itu, Ketua Organda Kota Tidore, Amir Soleman saat di temui mengatakan bahwa aksi mogok yang dilakukan oleh Organda Tikep ini buntut dari langka BBM jenis Pertalite yang ada di SPBU tuguwaji sehingga para sopir angkot kesulitan mendapatkan BBM subsidi itu
“Ini sebagai bentuk protes kami karena terjadi kelangkaan Pertalite di SPBU,” kata Amir.
Amir bilang, aksi mogok para sopir angkot ini masih akan tetap berlangsung hinga besok. “Kami melakukan mogok hingga sore, dan jika Pertalite belum juga masuk maka besok aksi mogok akan tetap berlanjut,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Pengawasan dan Perdagangan di Disperindangkop Kota Tikep, Habib kepada Haliyora mengaku bahwa stok BBM jenis Pertalite untuk wilayah Pulau Tidore saat ini masih kosong.
“Pertalite sudah habis, sementara jenis Pertamax baru habis hari ini jam 11.00 WIT, mudah-mudahan permintaan ke Pertamina hari ini lancar, kalau sore belum bisa mungkin besok baru bisa pelayanan,” singkatnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!