Sofifi, Maluku Utara- Rapat bersama antara perwakilan Kemenko Marves dan Pemda Provinsi Maluku Utara dengan agenda pencocokan data kebutuhan pembangunan Kota Sofifi, Ibu Kota Malut digelar pada Jum’at (26/08/2022), di kediaman Gubernur Maluku Utara di Ternate.
Namun rapat yang diagendakan dimulai pukul 09.00 WIT, hanya dihadiri oleh Asdep Kemenko Marves, Polda Malut, Kejati Malut, Korem 152 Baabullah, dan pimpinan instansi vertikal, sementara hingga pukul 09.50 WIT, pihak Pemprov Malut hanya dihadiri Kepala Bappeda, Salmin Janidi.
Banyaknya pimpinan OPD yang tidak hadiri rapat tersebut membuat Deputi (Asdep) Kemenko Marves Ikram Sangaji yang memimpin langsung rapat tersebut merasa tidak dihargai, sehingga menegaskan akan melaporkan ke Kemenko Marves, Luhut Binsar Panjaitan (LBP).
“Kita sangat capek dari Jakarta langsung turun ke lapangan selama satu hari, dan hari ini mau melakukan finalisasi data tapi banyak kepala SKPD tidak hadir, jadi kita ini seolah tidak dihargai. Saya akan melaporkan hal ini ke Menko Marves, karena Pemprov tidak serius membangun Sofifi,” tegas Ikram, Jum’at (26/8/2022).
Berdasarkan informasi yang diterima Haliyora, pimpinan SKPD yang diundang rapat tapi tak hadir di antaranya, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasatpol PP, Kepala Bapenda, Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala DPM-PTSP, Kadis Kehutanan, Kadis Pendidikan, Kadis Perindag, Kadis Pertanian dan Kepala Dinas Kesehatan. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!