Sanana, Maluku Utara – Tanggul penahan air yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula di bantaran Kali Baleha Kecamatan Sulabesi Timur untuk mengantisipasi banjir susulan pasca banjir lalu, kini jebol lagi.
Dari informasi yang dihimpun haliyora.id, tanggul penahan air yang ditimbun menggunakan material pasir itu sudah kembali rusak akibat tergerus luapan air kali setelah hujan deras mengguyur dari pukul 18.00 WIT, Senin 4 Juli 2022 kemarin, sampai pukul 07.00 WIT Selasa (5/7/2022) pagi tadi.
“Tanggul sementara yang dibuat BPBD sudah rusak akibat hujan dari kemarin jam 6 sore sampai jam 7 pagi ini,” ungkap Ketua BPD Desa Baleha, M. Nur Leib, saat dikonfirmasi haliyora.id, Selasa (5/7/2022).
Akibatnya, luapan air pun kembali masuk ke pemukiman warga seperti banjir sebelumnya yang terjadi beberapa waktu. “Air masuk ke kampung tapi tidak seperti beberapa hari kemarin, namun kita masih terus waspada melihat kondisi hujan yang masih terjadi,” kata Nur Leib.
Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi korban jiwa, warga terdampak banjir kembali diungsikan ke posko pengungsian di Kantor Camat Sulabesi Timur.
“Semua warga terdampak, kami sudah suruh mengungsi kembali ke posko pengungsian,” tukasnya. (Sarif-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!