Sanana, Maluku Utara- Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, sejak, Senin (27/06/2022) pagi tadi, menyebabkan 25 rumah warga dan satu bangunan sekolah TK/Paud di Desa Baleha Kecamatan Subesi Timur terendam banjir.
Banjir yang merendam puluhan rumah warga Desa Baleha itu disebabkan karena tanggul penahan banjir kali Baleha yang berada tepat di belakang desa tersebut jebol.
“Hujan turun kurang lebih dua jam, mulai pukul 09:23 WIT sampai pukul 11:00 WIT, debit air naik dan menghantam talud penahan banjir sehingga meluap masuk ke pemukiman warga,” kata Sekretaris Desa Baleha, Bahtiar Kroi, Senin tadi.
Bahtir menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, pihaknya berharap instansi terkait segera melakukan antisipasi dengan membuka jalur air baru dan membangun talud darurat.
“Untuk antisipasi banjir susulan kami berharap ada pembangunan talud darurat, karena ini musim hujan,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, Buhari Buamona yang meninjau langsung ke lokasi bencana mengatakan, untuk mengantisipasi banjir, hal pertama akan dilakukan pihaknya adalah mengerjakan talud. Untuk itu pihaknya berharap kerja sama seluruh masyarakat Baleha.
“Saya sudah melihat langsung, untuk antisipasi banjir susulan, tidak ada cara lain kecuali membangun talud penahan banjir. Mau bangun talud darurat maupun talud parmanen, yang pasti talud harus dibangun. Untuk itu, kekompakan dan kerja sama masyarakat itu sangat penting,” imbuhnya. (Sarif-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!