Kampus STAI Diminta Tak Lepas Tangan Terkait Konflik Desa Mangon-Fatce

Sanana, Maluku Utara-Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula berkordinasi dengan Polres Kepulauan Sula untuk menyelesaikan konflik antar warga Desa Mangon dan Fatce, Kecamatan Sanana.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sula, H.Saleh Marasabessi saat diwawancarai haliyora, Selasa (7/6/2022)

“Konflik antara Desa Mangon-Fatce ini harus diselesaikan dengan baik sehingga pemerintah daerah tidak dianggap melakukan kesalahan, padahal masalahnya kan bersumber dari hajatan STAI Babussalam sehingga mereka yang seharusnya melakukan kordinasi dengan Pemda dan Polres untuk menyelesaikan konflik di dua desa itu,” ujarnya.

BACA JUGA  Gelar Unjuk Rasa, Front Marhaenis Sula Soroti Proyek Jalan Kou-Kuwata

Meski pemda sudah mengambil langkah koordinasi dengan Polres, namun Wabup berharap pihak STAI Babussalam juga punya perhatian untuk sama-sama menyelesaikan konflik antar warga tersebut.

“Sebagai penyelenggara turnamen pihak STAI Babussalan juga harus bertanggungjawab. Harapan kami, pihak kampus bisa bersama-sama mencari solusi sehingga konflik ini tidak lagi berkepanjangan,” imbuhnya. (Sarif-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah