Morotai, Maluku Utara- Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (APMD) Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa menolak PSU di Desa Cempaka, Kecamatan Morotai Jaya.
Mereka melakukan aksi di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Jum’at (22/04/20220 sekitar pukul 10.45 WIT.
Korlap aksi, Jasmin Adam dalam orasinya mengatakan, keputusan tim penyelesaian sengketa mengandung praktek melawan hukum atau keluar dari prosedur hukum yang berlaku.
Untuk itu, menurut Jasmin, keputusan tim perselisihan Pilkades di Desa Cempaka Kecamatan Morotai Jaya Nomor :03/KPTS/P3KDS/III/2022 yang dikeluarkan pada tanggal 31 Maret 2022 adalah cacat hukum.
“Karena kami meneliti pada poin b tentang objek keberatan keterangan pihak pemohon dalam fakta persidangan pada angka 1-9/1-4 mengandung unsur manipulatif dan tidak memiliki kekuatan hukum. Untuk itu kami warga Desa Cempaka secara tegas menolak PSU di Desa Cempaka. Kami minta kepada panitia sengketa untuk menjelaskan amar putusan yang telah dikeluarkan,” tandasnya.
Ada lima tuntutan yang disampaikan para pengunjuk rasa, yakni; Segera Cabut Keputusan Tim Penyelesaian sengketa Pilkades Nomor 03/KPTS-P3KDS/III/2022, dan batalkan PSU di Desa Cempaka.
Bupati harus memberikan sanksi kepada Tim Peneyelesaian Sengketa. Mempidanakan Tim Penyelesaian Sengketa yang diduga melakukan tindak pidana atau keputusan yang melanggar peraturan Perundang-undangan.
Demi keadilan atas nama Tuhan Yang Maha Esa menolak keras PSU di Desa Cempaka.
Bupati segera membubarkan Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades dan Pantitia Pelaksana Pilkades Kabupaten Morotai.
Sementara, ketika melakukan hering dengan masa aksi, Marwan Sidasi dari Team Sengketa Pilkades mengatakan, keputusan Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades untuk melaksanakan PSU di Desa Campaka sudah final karena keputusan tersebut juga diambil berdasarkan hasil kajian terhadap alat bukti yang disampaikan dalam sidang penyelesaian sengketa.
“Namanya pemilihan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Itu biasa dalam demokrasi, Jadi kami harap kita sama-sama secara dewasa menyikapinya,” imbuh Marwan. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!