Ternate, Maluku Utara- Kisruh Kesultanan Ternate antara kubu Fala Raha dan massa adat pendukung Sultan Ternate, Hidayat Sjah kembali memanas
di Pendopo Kedaton Kesultanan Ternate.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua kubu terlibat perkelahian saat massa adat antar kedua belah pihak berkumpul untuk menghadiri pertemuan di aula Pendopo Kesultanan Ternate.
Perkelahian itu menyebabkan korban luka yang dialami salah satu anggota masyarakat adat. Korban mengalami luka robek di bagian kepala terkena benda tajam.
Beruntung, aparat Kepolisian Polda Malut dan jajaran Polres Ternate cepat turun tangan mengamankan situasi di Pandopo Kesultanan Ternate.Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit menyebut, perkelahian antara dua kubu Kesultanan Ternate tersebut adalah masalah internal Kesultanan, sehingga ia meminta masyarakat tidak terpancing dengan situasi yang ada.
“Kapolres juga menghimbau kepada pihak Kesultanan untuk menyelesaikan persoalan internal secara baik. “Ini adalah masalah internal, jadi kepada keluarga besar kesultanan dapat menyelesaikan masalah internal itu dengan baik. Jangan libatkan massa. Jangan membawa masalah internal itu keluar, supaya Kota Ternate tetap kondusif,” imbuhnya.
Kapolres menyatakan akan berupaya memediasi kedua belah pihak agar menyelesaikan masalah.
“Perkelahian terjadi saat dilaksanakan pertemuan besar di Pendopo. Untuk itu jika berkenaan, kami berencana akan mempertemukan kedua pihak di tempat netral, yakni di kantor Polres untuk menyelesaikan masalah. Kami hanya sebagai fasilitator. Mereka sendiri yang nanti selesaikan masalahnya,” kata Kapolres.
Kapolres berharap, dengan terjadinya peristiwa tersebut nantinya lebih mendewasakan, bukan menimbulkan dendam berkepanjangan. ”Supaya ke depan tidak terjadi hal yang sama lagi,” imbuhnya.
Meski demikian, kata Kapolres, karena peristiwa perkelahian keluarga Kesulatanan itu membawa korban luka, maka kepolisian tetap melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk menegakkan hukum. “Kita mendalami, aparat kepolisian akan menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia,” tandasnya.
Amatan Haliyora, di Pendpo Kesultanan Ternate saat ini situasi sudah kondusif, namun sejumlah aparat kepolisian masih bejaga-jaga. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!