Ternate, Maluku Utara- Hujan deras yang mengguyur Kota Ternate Provinsi Maluku Utara pada Selasa (29/03/2022) tadi malam, mengakibatkan 12 rumah warga tergenang air. Hal ini terjadi akibat luapan air dari drainase yang tertumpuk material sampah.
Dua belas rumah yang tergenang air tersebar di Kelurahan Makasar Timur dan Kelurahan Soa-sio Kecamatan Ternate Utara.
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman terjun langsung ke lokasi banjir bersama sejumlah OPD teknis sekitar pukul 01.00 dini hari dan meninjau kondisi rumah warga yang tergenang banjir.
Hal ini disampaikan Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Ternate Agus Fian Jambak, Rabu (30/3/2022).
“Dalam tinjauan tersebut telah terdata sebanyak 12 rumah warga di lingkungan bambu kuring, lelong serta kawasan depan masjid Sultan kelurahan Soa-sio,” kata mantan Sekretaris Bawaslu Sula itu
Agus mengatakan, sejumlah rumah warga yang tergenang itu berada di sekitar lingkungan bambu kuning, dan lelong serta kawasan depan Masjid Sultan kelurahan Soa-sio.
“Wali Kota M. Tauhid Soleman langsung menginstruksikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pembersihan sampah dan penyemprotan rumah terdampak dan tergenang lumpur akibat hujan deras,” ucapnya.
Dikatakan, saat terjadi hujan, air dan lumpur meluap dari drainase, sehingga DLH sebagai instansi teknis langsung melakukan tindakan pembersihan sampah untuk memperlancar aliran air di saluran drainase dan melakukan penyemprotan lumpur di rumah rumah warga yang mengalami dampak.
Agus menyebutkan, untuk rumah warga yang terkena dampak tersebut bakal didata oleh BPBD untuk memastikan apakah mereka mengalami kerugian akibat bencana itu.
“Wali Kota Ternate M Tauhid meminta warga untuk tetap tenang dan berikhtiar serta menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (Arul-*)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!