Sofifi, Maluku Utara – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan tiga catatan penting kepada Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI (BAM DPR RI) dalam kunjungan kerja yang digelar di Sofifi, Senin (27/4/2026).
Kunjungan kerja yang dipimpin Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, tersebut bertujuan menyerap langsung aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah terkait berbagai persoalan pembangunan dan sosial di Maluku Utara.
Dalam forum itu, Sarbin menyoroti pentingnya kehadiran undang-undang khusus bagi daerah kepulauan. Menurut dia, sedikitnya 10 provinsi telah menyuarakan kebutuhan regulasi tersebut, mengingat karakteristik wilayah yang didominasi laut, termasuk Maluku Utara.
“Wilayah laut kami jauh lebih luas dibanding daratan. Ini membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah pusat,” ujar Sarbin.
Catatan kedua yang disampaikan berkaitan dengan status Sofifi sebagai ibu kota provinsi. Hingga kini, Sofifi dinilai masih berstatus kelurahan, sehingga dinilai menghambat percepatan pembangunan kawasan tersebut.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara, kata dia, terus mendorong pengembangan Sofifi, termasuk memperkuat konektivitas dengan wilayah kabupaten terdekat.
“Kami berharap ada keberpihakan dari pemerintah pusat maupun DPR RI dalam mendorong percepatan pembangunan Sofifi,” kata Sarbin.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!