Protes Debu Proyek WFC, Warga Daruba Morotai Palang Jalan

Morotai, Maluku Utara- Akibat jalan berdebu, sejumlah warga di Kompleks Kampung Cina, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan memalang jalan.

Itu dilakukan warga lantaran dum truck yang memuat material tanah untuk penimbunan proyek reklamasi Water Front City (WFC) II di Desa Daruba Pantai mengakibatkan debu berterbangan dan mengganggu warga.

Arjun, salah satu warga Desa Daruba Pantai yang ikut memalang jalan kepada Haliyora mengatakan, mereka memalang jalan karena material tanah yang tercecer di jalan tidak dibersihkan pihak kontraktor sehingga debunya beterbangan mengganggu warga.

BACA JUGA  Fasilitas Diving Rusak, Dispar Morotai Siapkan Langkah Pemulihan

“Kami hanya minta kepada pihak kontraktor atau instansi terkait kiranya lakukan penyiraman debu di jalan utama di pusat kota ini minimal empat kali sehari supaya tidak berdampak terhadap kesehatan warga. Kami juga berharap DPRD menegur pekerja proyek,” ujarnya kepada Haliyora, Minggu (13/03/2022).

Sementara, Nasrun, salah seorang pengawas pekerja proyek pembangunan WFC II, kepada Haliyora mengaku pihaknya melakukan penyiraman jalan tiga kali setiap hari.

Bahkan, sambung Nasrun, ban dum truck disiram menggunakan minyak goreng (Bimoli) agar tanah tidak lengket di ban (roda) truck.

BACA JUGA  Beredar Video Tim IMS-Adil Diduga Bagi-bagi Sembako di Patani, Apa Kata Bawaslu dan Timses?

“Tiap hari kami siram jalan, pagi, siang dan sore hari. Bahkan ban mobil truck kami siram dengan minyak goreng Bimoli supaya material tanah tidak melekat di roda (ban). Tapi hari ini kebetulan mesin alkon kami ada gangguan jadi agak terlambat siram. Tapi setelah mesin alkon diperbaiki langsung kami koordinasi dengan warga sehingga mereka langsung buka palang jalan,” jelasnya. (Tir-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah