Halsel, Maluku Utara- Hujan deras mengguyur Desa Sabatang Kecamatan Bacan Timur. Derasnya hujan mengakibatkan air sungai Maskapei meluap dan terjadi banjir. Bahkan hantaman banjir membuat dua unit jembatan ambruk, talud penahan banjir patah, gedung Posyandu roboh dan banjir merendam puluhan rumah warga.
Itu disampaikan Kepala Desa Sabatang, Kecamatan Bacan Timur, Umar Hi Mustafa kepada Haliyora melalui telpon, Senin (07/03/2022).
Umar mengatakan, hujan deras mengguyur Desa Sabatang pada Senin malam, sekitar pukul 23.59 hingga pukul 03.20 WIT, menyebabkan sungai Maskapei meluap tidak mampu menahan debit air sehingga terjadi banjir.
Umar menyebut, akibat banjir itu dua unit jembatan mengalami kerusakan parah (ambruk), 20 meter talud penahan banjir juga patah, posyandu yang berdekatan dengan bantaran sungai dekat pantai juga jatuh, bahkan sekitar 20 unit rumah di pinggiran sungai digenangi air.
Kata Umar, banjir sudah sering terjadi, namun kali ini sangat besar sehingga menghancurkan beberapa fasilitas.
“Memang sungai Maskapei di Desa Sabatang sudah sering banjir ketika turun hujan deras, tetapi hujan semalam cukup deras sehingga sungai tak mampu menampung debit air sehingga terjadi banjir yang mematahkan talud, akibatnya jembatan dan posyandu ikut rusak parah,” tuturnya.
Ditambahkan Umar, kerusakan tersebut sudah dilaporkan ke Wakil Bupati Halsel, Bassam Kasuba dan BPBD Halsel. “Saya, sudah laporkan kepada pak Wakil Bupati bahkan pak wakil sudah arahkan BPBD turun tinjau lokasi, tetapi sekarang tim BPBD belum sampai di lokasi banjir,” pungkasnya. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!