Bupati Taliabu Sering Tinggalkan Daerah Disorot Akademisi : Harusnya Lebih Banyak ke Rakyat

Bobong, Maluku Utara- Hanya empat hari berada di Bobong dan tiga hari berkantor, Bupati Taliabu Aliong Mus kembali meninggalkan daerah menuju ke Jakarta.

Padahal sebelumnya, selama 48 hari Aliong di luar daerah dan baru pulang ke Taliabu pada Selasa, 22 Februari 2022, dan tiga hari berkantor, Bupati Pulau Taliabu Hi. Aliong Mus langsung kembali berangkat ke luar daerah dengan tujuan Jakarta.

Kebiasaan Bupati Taliabu meninggalkan daerah (keluar daerah) disorot akademisi Unkhair Ternate, Dr. Muammil Sunan, SE.M.P. M.AP.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unkhair Ternate itu mengatakan, perjalanan bupati keluar daerah harusnya punya tujuan untuk melakukan lobi mendatangkan sesuatu yang dibutuhkan di daerah.

“Seperti melobi pemerintah pusat untuk dapatkan tambahan dana dari APBN dan lain-lain, dengan didampingi Kepala Bappeda atau kepala instansi tekhnis lain yang nantinya menyakinkan pemerintah pusat untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan demi pembangunan di daerah, dan itu cukup dua atau tiga saja, tidak sampai berbulan-bulan,” ujar Muammil via whatsApp, Senin (28/02/2022).

BACA JUGA  Perusahaan Tunggak Pajak Ratusan Miliar, Mokhtar Adam Salahkan Pemprov

Menurut Muammil, Bupati perlu lebih banyak waktu di daerah untuk mengontrol kinerja ASN, karena biasanya, ketika Bupati keluar daerah banyak ASN maupun pimpinan SKPD yang tidak menjalankan tugas alias tidak berkantor.

“Banyak juga masalah administrasi yang tidak bisa diberi kewenangan pada wakil atau pun Sekda, sehingga Bupati perlu lebih banyak waktuya di daerah. Intinya Bupati perlu mengawasi kinerja ASN dan pimpinan SKPD agar roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Waktu Bupati yang sedikit di daerah bisa menyebabkan pelayanan publik terbengkalai, sebabkan tidak ada kontrol langsung dari kepala daerah,” tambahnya.

BACA JUGA  Tak Miliki Nopol, Seorang Pengendara Motor Diusir Petugas SPBU Sanana

Dr. Muammil menyarakan kepada Bupati Pulau Taliabu agar lebih banyak berada di daerah. “Bupati harusnya lebih banyak waktu di daerah dengan sering terjun ke masyarakat agar memahami betul permasalahan yang terjadi di masyarakat. Visi misi bupati jangan hanya berupa konsep di kertas saja, tapi harus direalisasikan,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublis, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pulau Taliabu, Gafarudin belum dapat dikonfirmasi. Demikian pula dengan Bupati Taliabu Aliong Mus. Dihubungi via telepon maupun whatsapp namun nomor kontaknya tidak aktif. (Ham-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah