Nilai Investasi RSUD Ternate Sebesar Rp 1,7 Triliun Belum Final

Ternate, Maluku Utara- Kerja sama Perintah Kota Ternate dan PT Wika dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Ternate dengan nilai investasi sebesar Rp1,7 triliun terus dikaji.

Semula nilai investasi pembangunan RSUD Kota Ternate  sebesar Rp 300 miliar namun berubah menjadi Rp 1,7 triliun. Perubahan nilai investasi tersebut setelah dilakukan presentasi studi kelayakan rencana pembangunan RSUD antara Pemkot Ternate, DPRD dan PT. Wika Karya Bangun, Bagus Trissitana di kantor DPRD Ternate, Kamis 16 Desember 2021 lalu.

BACA JUGA  Rencana Pemkot Ternate Bangun RSUD di Kawasan Reklamasi ‘Nihil’

Dari hasil presentasi studi kelayakan rencana pembangunan RSUD oleh PT. Wika ini, diketahui total anggaran pembangunan RSUD Kota Ternate sebesar Rp 1,7 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari anggaran pembangunan gedung, pengadan fasilitas atau alat kesehatan serta pengoperasian selama 10 tahun.

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman mengatakan, proses pembahasan pembuangan RSUD Ternate hingga saat ini masih berjalan. Dengan demikian total anggaran pembangunan yang diusulkan oleh PT. Wika tersebut belum difinalisasi.

BACA JUGA  683 PPPK dan 41 CPNS di Pulau Taliabu Terima SK Pengangkatan

“Secara resminya belum. Kalu anggarannya sebesar itu, kira-kira dapat dari mana,” kata Tauhid saat dikonfirmasi Haliyora, Selasa (11/10/2022).

Tauhid menyebutkan, Pemerintah Kota Ternate belum bisa menggambarkan, karena masih dalam tahap presentasi. “Saya belum berani berikan komentar, karena prosesnya masih masih berjalan,” ujarnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah