Ternate, Maluku Utara- Kerja sama Perintah Kota Ternate dan PT Wika dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Ternate dengan nilai investasi sebesar Rp1,7 triliun terus dikaji.
Semula nilai investasi pembangunan RSUD Kota Ternate sebesar Rp 300 miliar namun berubah menjadi Rp 1,7 triliun. Perubahan nilai investasi tersebut setelah dilakukan presentasi studi kelayakan rencana pembangunan RSUD antara Pemkot Ternate, DPRD dan PT. Wika Karya Bangun, Bagus Trissitana di kantor DPRD Ternate, Kamis 16 Desember 2021 lalu.
Dari hasil presentasi studi kelayakan rencana pembangunan RSUD oleh PT. Wika ini, diketahui total anggaran pembangunan RSUD Kota Ternate sebesar Rp 1,7 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari anggaran pembangunan gedung, pengadan fasilitas atau alat kesehatan serta pengoperasian selama 10 tahun.
Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman mengatakan, proses pembahasan pembuangan RSUD Ternate hingga saat ini masih berjalan. Dengan demikian total anggaran pembangunan yang diusulkan oleh PT. Wika tersebut belum difinalisasi.
“Secara resminya belum. Kalu anggarannya sebesar itu, kira-kira dapat dari mana,” kata Tauhid saat dikonfirmasi Haliyora, Selasa (11/10/2022).
Tauhid menyebutkan, Pemerintah Kota Ternate belum bisa menggambarkan, karena masih dalam tahap presentasi. “Saya belum berani berikan komentar, karena prosesnya masih masih berjalan,” ujarnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!