Sofifi, Maluku Utara- Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara, Salmin Janidi mengatakan, pada tahun ini pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan RI telah menyiapkan dana sebesar Rp 300 miliar guna pembangunan Bandara Loleo, di Pulau Halmahera.
Mantan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Malut itu menyatakan, alokasi dana APBN Tahun Anggaran 2022 ini akan direalisasikan setelah Pemprov melakukan pembebasan lahan.
“Jadi anggaran khusus untuk pembangunan Bandara Loleo Rp 300 miliar yang direncanakan dari Kementerian Perhubungan. Kalau kajian dokumen-dokumen sudah lengkap baru difiks-kan (direalisasikan) anggarannya,” ujar Salmin, kepada Haliyora.id, Selasa (11/1/2022).
Ia menambahkan, alokasi anggaran untuk pembebasan lahan bandara ini dianggarkan melalui APBD TA 2022 senilai Rp 17,5 miliar.
“Target lahan yang dilakukan pembebasan adalah lahan pembangunan pelabuhan peti kemas di Desa Gita, dan pembebasan lahan perumahan pemukiman khusus ASN di Sofifi,” ucapnya.
Dalam rangka pembangunan peti kemas Bandara Loleo ini, lanjut Salmin, Pemda diminta menyediakan Feasibility Study, Detail Engineering Design, Master plan dan Amdal.
“(Untuk) sementara ini yang harus dilakukan adalah survei dulu, baru kita buat kajian. Setelahnya akan disusun dokumen untuk proses pembebasan lahan tersebut,” tambahnya. (Sam-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!