Ternate, Maluku Utara- PT. Wika telah ditunjuk Pemkot Ternate untuk membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Ternate.
Pihak PT. Wika sendiri berencana melakukan ekspos studi kelayakan pembangunan RSUD pada 16 Desember 2021.
Ekspos atau presentasi studi kelayakan dilakukan setelah selama dua minggu, pihak PT, Wika melakukan survei dan kajian lapangan untuk menyusun rencana pembangunan RSUD tersebut.
Kepala Bapelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly kepada Haliyora, Rabu (08/12/2021), mengatakan, rencana presentasi tersebut difasilitasi oleh Pemkot Ternate kemudian disampaikan kepada DPRD.
“Pihak PT. Wika minta waktu untuk dilakukan presentasi pada 16 Desember, karena mereka sementara masih berada di Mandalika. Kita rencanakan presentasi dilaksanakan di kantor DPRD, jadi kita sedang membuat surat untuk diberitahukan ke dewan sesuai waktu yang diminta PT. Wika,” terang Rizal.
Dijelaskan, studi kelayakan tersebut akan memuat beberapa informasi terkait dengan persiapan pembangunan, manajemen operasional sampai pada tata cara kerja sama dan poin lainnya yang akan dibahas. “Apabila sudah berjalan lancar maka pembangunan gedung RSUD Kota Ternate dimulai pada Januari 2022,” ungkapnya.
Disampaikan, nilai investasi dari PT. Wika tidak mengalami perubahan. ”Nilai investasinya tetap yakni sebesar Rp 300 miliar dengan klasifikasi Pembangunan RSUD tipe C, tetapi dari aspek manajerial pengurusnya masuk dalam klasifikasi tipe B. Jadi sarana dan prasarana serta fasilitas yang akan disediakan seperti apa, ini yang akan dibicarakan dengan DPRD,” sambung Rizal.
Rizal menambahkan, setelah persentasi studi kelayakan pembangunan RSUD, selanjutnya menunggu PT. Wika menyiapkan administrasi penyusunan dokumen lingkungan.
“Karena ini menyangkut dengan limbah medis, maka harus dilakukan kajian yang matang, dan yang terpenting selain ekspos studi kelayakan juga manajerial operasional,” pungkasnya. (Arul/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!