Ternate, Maluku Utara- Anggota Komisi II DPRD Kota Ternate Sudarno Taher mendesak pihak PDAM untuk segera mengatasi kemacetan air yang dikeluhkan warga di beberapa kelurahan.
Menurut Ketua DPC PKS Kota Tenate itu, alasan kerusakan mesin yang disampaikan Plt. Direktur PDAM Kota Ternate Thamrin Alwi adalah alasan klasik.
“Alasan mesin pompa rusak itu alasan klasik. Mestinya PDAM punya sumber air cadangan untuk membantu warga jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan, seperti menambah jumlah mobil tanki air dan lain-lain untuk membantu warga. Tidak mungkin hanya satu mobil tanki yang bisa layani semua warga. Ini tidak ada antisipasi bahkan tidak digambarkan dalam KUA-PPAS. Jadi nanti ada kerusakan atau kendala mesin baru cari-cari jalan keluar,” ungkapnya kepada Haliyora, Senin (08/11/2021).
Ia menyebut, alasan-alasan yang dikemukakan pihak PDAM jika ada kemacetan air selama ini itu-itu saja. “Jadi menurut saya alasan kerusakan mesin dan sebagainya itu lagu lama. Dari dulu-dulu bagitu turus, alasan klasik itu. Padahal jauh-jauh hari Komisi II sudah memberikan saran supaya PDAM berikhtiar, bahkan kita sarankan agar tenaga teknis kita disekolahkan ke Jawa supaya kalau ada kerusakan mesin dan lain-lain bisa cepat diatasi tapi PDAM tidak mau (tidak bersedia),” tandasnya.
Sudarno kembali menegaskan, PDAM harus segera menjawab keluhan mayarakat tentang ketersediaan air bersih di Kota Ternate ini. “Tidak ada alasan bahwa tidak ada anggaran dan tidak ada orang (teknisi). Masa Kota Ternate dengan jumlah penduduk sebanyak 215 ribu orang kong tara ada teknisi, itu tidak mungkin. Pokoknya masyarakat tidak mau tau, mereka hanya tau air harus jalan lancer,” tegasnya. (Wan-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!