Ketua DPRD Halut Apresiasi Pencabutan Gugatan Kubu Moeldoko

  • Whatsapp
Ketua DPRD Halut Janlis Kitong

Tobelo, Maluku Utara- Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Jum’at (24/09) menunda sidang Perkara Gugatan No.154/G/2021/PTUN-JKT tentang Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.

Dalam perkara tersebut pihak pro Kongres Luar Biasa  (KLB) Deli Serdang sebagai Penggugat dan Menkumham sebagai Tergugat I dan DPP Partai Demokrat Kubu AHY sebagai Tergugat II Interfensi.

Bacaan Lainnya

Penundaan sidang tersebut disebabkan pendukung Muldoko mulai berontak hingga mencabut gugatan.

Adalah Yosef Benediktus Badeoda, yang sebelumnya bergabung dengan pihak KSP Moeldoko sebagai Penguggat, tiba-tiba mencabut gugatannya sesaat sebelum sidang Pengadilan TUN dimulai.

Hal ini terungkap saat di awal sidang, Ketua Majelis Hakim, Bambang Soebiantoro menyampaikan adanya surat dari Yosef sebagai penggugat yang mencabut Surat Kuasa kepada pengacaranya, sekaligus mundur sebagai penggugat dari perkara tersebut.

Sementara Kuasa Hukum Partai Demokrat, Bambang Widjojanto mengucapkan terima kasih atas pencabutan gugatan oleh penggugat. “Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bung Yosef yang telah mencabut gugatannya siang tadi. Ini adalah bentuk kepeduliannya terhadap masa depan Partai Demokrat dan komitmennya terhadap demokrasi di Indonesia,” ucap Bambang.

Bambang  mengatakan, tindakan Yosef mencabut gugatan tersebut patut dicontoh oleh peserta KLB Deli Serdang yang masih merasa dirinya kader Demokrat dan masih ingin membesarkan partai. Bambang  menyebut KLB Deli Serdang adalah illegal.

“Ini patut dicontoh oleh para peserta KLB ilegal lainnya yang masih merasa dirinya kader dan mengaku ingin membesarkan partai. Kalau merasa dirinya kader tapi terus mengganggu, justru harus dipertanyakan kekaderannya,” tandas Bambang

Mantan Pimpinan KPK itu menyebutkan bahwa dengan dicabutnya gugatan tersebut maka Majelis Hakim patut mempertimbangkan mengambil sikap terhadap kelanjutan gugatan tersebut.
“Alasannya, gugatan ini mereka ajukan secara bersama-sama, bukan sendiri-sendiri sehingga jika ada salah satu Penggugat yang mundur semestinya gugatan otomatis gugur,“ ujarnya.

Terkait agenda persidangan selanjutnya, Heru Widodo yang juga Anggota Tim Hukum Demokrat menjelaskan, sidang lanjutan perkara ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 27 September 2021, dimana Majelis Hakim akan mendengarkan sikap para pihak sehubungan pencabutan Surat Kuasa dan Gugatan itu. “Kita lihat sikap Majelis pada sidang selanjutnya, apakah dengan pencabutan gugatan perkara ini akan dilanjutkan atau digugurkan,” kata Heru.

Heru juga mengucapkan terima kasih kepada Yosef yang mencabut gugatan itu. “Sekali lagi terima kasih kepada Bung Yosef, mudah-mudahan hal ini juga dapat menginspirasi Penggugat lainnya, demi demokrasi dan kepastian hukum di Negeri kita,” pungkas Heru.

Terpisah, Ketua DPRD Halut Janlis Kitong yang juga ketua OKK DPC Partai Demokrat Halmahera Utara (Halut) mengapresiasi langka Yosef Benediktus Badeoda yang telah mencabut gugatan tersebut dan memilih  kembali  bergabung bersama Demokrat kepemimpinan Agus Harimurti Yhudoyono (AHY),” Saya mengapresiasi langka Bung Yosef memilih bergabung dengan AHY dan mencabut gugatan di PTUN Jakarta,” ujarnya. (Gm-1)

Pos terkait