Partai Demokrat Kepulauan Sula Memanas

Sanana, Maluku Utara- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kepulauan Sula memanas. Hal tersebut terlihat saat perayaan Hari Jadi Partai Demokrat Sula yang dilakukan tidak bersamaan.

Enam dari 12 Pimpinan Anak Cabang (PAC), yakni PAC  Sula Besi Selatan, PAC  Sula Besi Barat, PAC Sula Besi Tengah, PAC Mangole Timur, PAC Mangole Tengah dan PAC Mangole Selatan mendeklarasikan dukungan kepada Ricardo Hongarta, untuk menjadi Ketua Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Sula Periode 2021-2026.

“Kami PAC di 6 kecamatan hakkul yakin untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Kepulauan Sula, maka harus dipimpin oleh Bapak Rikardo Hongarta,” tandas Arman Duwila yang juga Ketua PAC Demokrat Sulabesi Selatan

Anggota DPRD Kepulauan Sula Fraksi Demokrat, Ricardo Hongarta, kepada awak media usai merayakan Hari Lahir Partai Demokrat yang ke 20, Kamis (09/09/2021), menyampaikan bahwa gejolak internal pengurus Partai Demokrat Sula saat ini disebabkan oleh Ketua DPD Demokrat Malut, Hendrata Teis.

BACA JUGA  Partai Demokrat Pecat Kader di Malut Peserta KLB

“Saya berterima kasih kepada seluruh kader yang masih setia membagun Partai Demokrat menjadi partai yang besar, khususnya di negeri ini (Sula). Namun untuk saudara-saudara ketahui, beberapa kali agenda partai saya tidak diundang, padahal saya saat ini DPRD aktif, kalau masalah keluarga jangan dikaitkan dengan urusan partai, ini lucu menurut saya, mereka empat orang anggota DPRD Partai Demokrat melakukan pembagian sembako juga saya tidak diundung, saya juga heran, untuk itu saya kemudian berkoordinasi ke DPP, dan kemudian diijinkan untuk melakukan perayaan Harla Demokrat yang ke 20 sekaligus memberikan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19 di Kepulauan Sula,” jelasnya.

BACA JUGA  Klaim Elektabilitas Partai Menanjak, Ketua Demokrat Malut Minta Kader Terjun

Rikardo Bilang, kepercayaan pengurus DPC dan PAC yang mendukung dirinya menjadi Ketua DPC Demokrat Sula, akan dijaga dan dijunjung. Dia juga berjanji tak segan menindak setiap kader yang melanggar AD/ART Partai

“Dukugan Pengurus DPD dan PAC kepada saya menjadi Ketua DPC Demokrat Sula ini karena kepercayaan kepada saya bahwa Demokrat akan besar di tangan saya dan saya akan bayar mahal semua itu, anggota DPRD Kepulauan Sula saat ini yang melanggar AD/ART Partai, saya PAW dan untuk jabatan ketua DPRD saya serahkan ke pengurus DPC dan PAC, bila mereka suruh ganti maka saya ganti,” tandasnya

Diketahui, pada pemilu 2019 lalu, Partai Demokrat meraih 5 kursi di DPRD Sula dan saat ini pucuk pimpinan DPRD diduduki oleh Kader Partai Demokrat. (Sarif-*)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah