Ternate, Haliyora
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Demokrat akhirnya memutuskan untuk memberhentikan atau memecat kaders partai yang ikut serta dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.
Pengurus dan kaders Partai Demokrat di Maluku Utara sendiri terdapat 13 orang yang ikut KLB tersebut.
Hal ini disampaikan Wakil ketua DPD Malut Rusdi Yusuf kepada Haliyora saat diwawancarai, Senin (08/03/2021)
Rusdi menyebut, hasil rapat DPP Partai Demokrat pada Minggu malam (07/03/2021), di kantor DPP Jln. Demokrasi No. 41 Menteng, Jakarta pusat, memutuskan memecat pengurus dan kaders partai yang ikut KLB Deli Serdang, Jum’at (05/03/2021).
“Semua pengurus maupun kaders Partai yang ikut KLB dipecat termasuk 13 Pengurus DPD dan DPC di Maluku Utara juga dipecat. Ini hasil rapat DPP tadi malam (Minggu malam), termasuk anggota DPR/DPRD di PAW. Sementara tinggal menuggu SK-nya, karena sampai saat ini masih di Kemenkumham dan lagi sibuk membawa surat-surat di Kemenkumham,” ungkap Rusdi.
Kata Rusdi, empat penguris DPC di Halut sudah digantikan. Ketua DPC Halut digantikan oleh Lasarus yang juga tim satgas provinsi Malut, sementara nama pengganti tiga pengurus lainnya masih kosong.
“Jadi 13 pengurus yang ikut serta dalam KLB sudah dipecat akan tetapi sampai sekarang kita belum menerima SK-nya. Untuk Halut, yang menjadi ketua DPC adalah Lasarus. Dia ditunjuk langsung karena Lasarus juga menggantikan ketua DPD Hendrata Theis yang mengalami keterlambatan pesawat, sedangkan Halteng, Halut, Sula dan Morortai pengantinya belum ada,” ungkap Rusdi.
Rusdi menambahkan, anggota DPRD yang akan di PAW karena mengikuti KLB adalah anggota DPRD di kabupaten Halmahera Utara.
“Untuk anggota DPRD di kabupaten Halmahera Utara yang akan di PAW yakni Yulius Dagilaha, karena telah dipecat, dan akan digantikan dengan Lasarus yang juga selaku tim satgas provinsi Maluku Utara” pungkasnya. (Ichal-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!