Bakal Dipanggil Kembali, Jaksa Harap Walikota Tauhid Taat Hukum

Ternate, Maluku Utara- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate belum melakukan pemanggilan ke tiga kepada Walikota Ternate M. Tauhid Soleman terkait dugaan kasus korupsi dana Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018.
 
Kasus tersebut mencuat saat proses pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 lalu, namun Tauhid Soleman saat itu terdaftar sebagai salah satu calon Wali Kota sehingga dirinya urung dipanggil kejaksaan.

Pasca pilkada dan Tauhid telah terpilih sebagai Wali Kota Ternate, kasus tersebut kembali dibuka, dan Tauhid Soleman sudah dipanggil Kejaksaan Negeri Ternate sebanyak dua kali namun tidak sempat memenuhi panggilan kejaksaan.

BACA JUGA  Konsisten Usung Prabowo Capres, Ini Kata Gerindra Soal Cawapres

Hingga saat ini, kejaksaan belum juga menjadwalkan pemanggilan ketiga kepada Tauhid Soleman.

Dikonfirmasi wartawan, pada Selasa (27/07/2021), Kasi intel Kejari Ternate, Abdullah mengatakan, pihaknya masih menunggu Kajari Ternate selesai isolasi mandiri baru dilakukan pemanggilan kepada Tauhid.

“Pak kajari terpapar Covid-19 dan sedang isolasi mandiri. Kita tunggu beliau selesai isolasi baru kita jadwalkan pemanggilan ke tiga kepada pak Tauhid untuk diperiksa (dimintai klarifikasi) sebagai saksi kasus Haornas 2018. Kita belum tau pasti kapan dijadwalkan pemanggilan kepada Pak Tauhid, namun pasti dipanggil,” ungkap Abdullah.

BACA JUGA  Kades Waleh Diduga Jual Lahan Mangrove, Kasi Intel Kejari Halteng Bilang Begini

Abdullah mengatakan, pemanggilan kepada Tauhid Soleman yang juga Wali Kota Ternate itu dilakukan secara persuasive, meskipun dua kali pemanggilan sebelumnya Tauhid Soleman tidak hadir dengan alasan mengikuti kegiatan pemerintah daerah saat itu.

“Kemarin beliau tidak datang sebab ada kegiatan Pemda, kalau kita paksakan akan menghambat juga agenda- agenda Kota Ternate,” katanya

Selain menunggu pemanggilan ke tiga, sambung Abdullah, saat ini kejaksaan negeri sedang menunggu hasil perhitungan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Kita juga menunggu hasil audit BPK. Kami harap pak Tauhid taat hukum,” imbuh Abdulah. (Jai-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah