Istri Korban KM. Karya Indah Terima Santunan Jasa Raharja

Sanana, Haliyora

PT. Jasa Raharja Cabang Ternate, pada Minggu, (13/06/2021), memberikan santunan kepada istri Korban terbakarnya kapal KM. Karya Indah atas nama Dedi Hidayat.

Dedi Hidayat (43) adalah salah satu korban penumpang yang dinyatakan hilang dalam peristiwa kebakaran KM. Karya Indah di perairan Kabupaten Kepulauan Sula beberapa pekan lalu.

KM. Karya Indah sendiri saat itu berlayar dengan rute Manado-Ternate-Sanana memuat penumpang sebanyak 283 orang. Koordinator PT. Jasa Raharja Samsat Kepulauan Sula, M. Asyari mengatakan telah membiayai korban luka-luka dan membayar santunan kepada istri Dedi Hidayat.

“Kami telah menggantikan biaya perawatan korban luka-luka yaitu atas nama Karolina Faudu sebesar Rp 188,500.00 , Ong Wambes Rp 533.500.00, Kartini Hamid Rp 362.500.00, Fadila Putri Labah Ria Rp 554.500.00, sedangkan untuk korban hilang atas nama Dedi Hidayat diberikan kepada istri korban sebagai ahli waris sebesar Rp 50.000.000.00 yang sudah kami transfer ke rekening milik Indrawati (isteri korban),” jelas M.Asyari

BACA JUGA  Sambut HKN, Dinkes Taliabu Gelar Pengobatan Gratis dan Vaksinasi Massal

M. Asyari menyebut UU nomor 33 Tahun 1964 tentang Jasa Raharja sebagai dasar pemberian ganti rugi perawatan dan santunan korban meninggal/hilang tersebut.

“Dalam UU nomor 33 Tahun 1964 tentang Jasa Raharja menyebutkan, Jasa Raharja membiayai korban kecelakaan baik di darat maupun di laut, yakni membayar biaya perawatan korban luka dan memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal,” jelasnya.

Terpisah, Indrawati (istri korban Dedi Hidayat) kepada Haliyora mengaku telah menerima uang dari Jasa Raharja, pada Jum’at, pekan lalu. Katanya uang tersebut akan dipergunakan untuk biaya pendidikan anak-anaknya.

BACA JUGA  Tolak Ake Molako, Pendukung Ake Ga'Ale Temui Pansus DPRD Ternate

“Jumat kemarin Jasa Raharja telah mengirim uang ke rekening saya sebesar Rp 50 juta. Insya Allah uang itu akan saya simpan untuk biaya pendidikan anak-anak saya dengan almarhum,” ujar Indrawati dengan linangan air mata.

Meski pencarian suaminya sudah dihentikan, namun Indrawati masih berharap suaminya dapat ditemukan, baik dalam keadaan hidup atau sudah meninggal.

“Sampai saat ini saya tetap berdoa dan berharap agar bapaknya anak-anak dapat ditemukan dalam keadaan selamat atau sudah meninggal. Kalaupun sudah meninggal, jenazahnya ditemukan supaya kami kuburkan secara layak,” tutur Indrawati berurai air mata. (Sarif-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah