Sofifi, Haliyora
Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba (AGK) kembali mengungkapkan keresahannya terkait masih lemahnya pelayanan masyarakat oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
AGK menyebut masih lemahnya pelayanan publik di lingkup Pemda Malut salah satu penyebabnya adalah masih ada sejumlah OPD membuka kantor di Ternate.
Dengan membuka kantor Ternate dapat memperlambat pelayanan masyarakat.
“Ternate dan Sofifi kan dipisahkan oleh laut. Jadi kalau sering berkantor di Ternate pasti mengganggu pelayanan masyarakat, apa lagi alasan cuaca dan sebagainya lantas tidak ke Sofifi, padahal pusat pemerintah provinsi ada di Sofifi,” ujarnya.
Keresahan Gubernur itu disampaikan saat rapat bersama dengan seluruh OPD di kantor Gubernur, Minggu (30/5/2021).
Sebelumnya, pada awal tahun 2021 gubernur telah meminta semua OPD untuk tidak membuat sekretariat di Ternate, namun hingga kini masih ada sejumlah OPD melakukan kegiatan kantor di Ternate.
Gubernur menegaskan agar mulai sekarang seluruh pimpinan SKPD harus menetap di Sofifi untuk memantau percepatan persiapan pelaksanaan STQ tingkat nasional 2021 yang tak lama lagi akan dilaksanakan di Sofifi
“Mulai Senin besok tidak ada lagi aktifitas perkantoran di Ternate. Saya akan sidak terhadap aktifitas OPD di Ternate,” tegas gubernur. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!