Kasus Kapal Nautika, Tiga Kepsek Diperiksa

Ternate, Haliyora

Kejati Maluku Utara Melalui Tim Penyidik  kembali periksa tiga kepala sekolah menengah kejuaraan negeri, pada Kamis (25/02/2021).

Diantaranya kepsek SMK Negeri 1 Halsel, Samiun Usman, Kepsek SMK Halmahera Barat, Niklas R. Dimara, dan Kepsek SMK swasta Halmahera Timur, Rasid Hayat Idris.

Ketiganya diperiksa selama 7 jam lamanya mulai pukul 10 : 00 WIT hingga pukul 16 : 00 WIT.

Pemeriksaan kali ini untuk meminta penjelasan penerimaan bantuan simulator dan pengadan proyek kapal nautika.

Usai diperiksa, Kepsek SMK Negeri 1 Halmahera Barat (Halbar), Niklas R. Dimara mengatakan, dirinya bersama dua kepsek di periksa terkait alat simulator, hanya saja dalam pemeriksaan alat-alat tersebut sudah selesai semua.

BACA JUGA  Hasil Ukom 6 JPTP Kota Ternate Belum Jelas, Wali Kota Jawab Begini

“Kita diperiksa, tapi semuanya sudah selesai, makanya kita datang ke Kejati hanya di mintai keterangan ulang,” kata Niklas kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Niklas menuturkan, SMK Negeri 1 Halbar hanya menerima bantuan alat simulator saja,  yang menerima bantuan kapal hanya Halsel dan Haltim.

“Halsel dan Haltim menerima bantuan kapal ,” pungkasnya.

Sementara Aspidsus, M. Irwan Datuiding membenarkan pemeriksaan tiga kepsek terkait dengan kasus pengadaan kapal nautika dan simulator di Dikbud Malut 2019.

“Iya tadi kita periksa tiga kepsek terkait dengan kasus pengadan kapal Nautika,” kata M. Irwan.

BACA JUGA  Sikap Kadikbud Bikin Deprov Malut Naik Pitam

Katanya, pemeriksaan saksi ini bukan baru pertama kali, pemeriksaan ini sudah ketiga kalinya. “Mereka sudah diperiksa tiga kali, pemeriksaan mereka sebagi saksi,” imbuhnya.

Dijelaskan, proyek pengadaan kapal nautika di Dikbud Malut itu diperuntukkan bagi SMK swasta di Kabupaten Halmahera Timur pada 2019 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp7,8 miliar.

“Proyek itu dikerjakan oleh PT Tamalanrea Karsatama. Selain kapal, PT Tamalanrea Karsatama juga merupakan pemenang tender proyek pengadaan alat simulator yang dialokasikan ke tiga SMK, yakni SMK Negeri 1 Halmahera Selatan, SMK Sanana di Kepulauan Sula dan SMK Negeri 1 Halmahera Barat,” ungkap M. Irwan. (Jae-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah