DPRD Malut Bakal Bentuk Tim Gabungan Lintas Komisi Evaluasi Kesiapan Pelaksanaan STQ

Ketua DPRD Provinsi (Malut) Kuntu Daud

Sofifi, Haliyora

Ketua DPRD Maluku Utara, Kuntu Daud mempertanyakan alasan Pemprov meminta penundaan pelaksanaan STQ sampai bulan Oktober 2021. Sebelumnya STQ dijadwalkan pada bulan Juli 2021.

Bacaan Lainnya

Menurut Kuntu, masalahnya ini bukan di instansi teknis, akan tetapi di Gubernur sendiri, karena pembahasan anggaran sudah ditetapkan bulan Juli.

“Kita sudah bahas dan tetapkan bulan Juli, lalu kenapa digeser sampai ke Oktober. Ini masalahnya apa ?. Kalau alasan infrastruktur belum selesai, sedangkan anggaran untuk pembangunan insfrastruktur STQ sudah siap. Jadi ini masalahnya bukan terletak pada instansi tekhnis, tapi pada Gubernur sendiri yang tidak tegas kepada instansi tekhnis,” ujarnya.

Kuntu menambahkan bahwa pihaknya mendengar informasi salah satu alasan penundaan pelaksanaan STQ adalah atas keinginan gubernur agar dilaksanakan bersamaan dengan HUT Provinsi Malut.

“Nah kalau mau dilaksanakan bersamaan dengan peringatan HUT Provinsi, mengapa sejak awal tidak direncanakan. Lalu kalau digeser sampai bulan Oktpber sedangkan penganggaran STQ hanya sampai bulan Juli, terus evaluasi penggunaan anggaran bulan berikutnya bagiamana ?, makanya permerintah harus kasih alasan dulu ke DPRD,” ujar Kuntu mempertanyakan.

Untuk itu, lanjut Kuntu, DPRD akan membentuk tim gabungan antara komisi II dan komisi III untuk mengecek langsung progres pekerjaan infrastruktur di lapangan.

“Jadi Komisi  III mengevaluasi infrastruktur dan pembangunan sedangkan dan terkait keuangan nanti komisi II yang mengecek,” jelasnya. (Sam-1)

Pos terkait