Bupati Halsel Gabung Gerindra, Ini Kata PKPI Malut

Ternate, Haliyora

Bahrain Kasuba telah mengambil langkah politik pasca gagal mencalonkan diri kembali dalam pikada Halsel 2020. Mantan Ketua DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Hasel itu kini merapat ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Kedekatan Bahrain Kasuba dengan Gerindra bukan baru terdengar, sebab kemesraan antara Bupati Halsel itu dengan Partai berlambang Garuda Merah terjalin sejak proses pilkada 2020.

Gerindralah satu-satunya partai pengusung yang tetap setia walau Bahrain gagal mencalonkan diri mengikuti pilkada lantaran partai koalisi lainnya pergi meninggalkannya, bahkan oleh partainya sendiri yakni PKPI.

Ketua DPD Gerindra Maluku Utara, Sahril Tahir bahkan secara terang-terangan menegaskan Gerindra akan merekrut Bahrain masuk dalam kepengurusan partai dan disiapkan untuk menjadi salah satu calon gubernur pada pilkada 2024.

Mengomentari masuknya mantan ketua DPC PKPI Halsel Bahrain Kasuba ke partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ketua DPW PKPI Malut, Masrul H. Ibrahim mengatakan, PKPI tidak merasa rugi.

BACA JUGA  Buru WTP, Wagub Maluku Utara Deadline OPD

“Kami punya banyak kader potensial, bahkan di Halsel sendiri dua orang kader PKPI berhasil duduk di kursi parlemen,” begitu kata Masrul, saat dikonfirmasi, pada Sabtu (06/02/2021).

Masrul bahkan mengaku tidak kaget lagi mendengar Bahrai pindah partai. “Kami sudah lama dengar, bahwa Sahril (Ketua DPD Gerindara Malut) tawarkan Bahrain pimpin DPC Gerindra Halsel. “Dengar sudah lama, bahwa Sahril menawarkan Bahrain untuk pimpin DPC Gerindra Halsel,” tambah Masrul.

Kata Masrul, setiap orang punya hak untuk memilih bergabung dengan partai yang disukai, termasuk Bahrain Kasuba. “Itu hak politiknya, kami tidak bisa mencegah atau menahan dia. Lagi pula Bahrain kan sudah dinonaktifkan dari PKPI,” tambahnya.

BACA JUGA  Mus Bersaudara Daftar Penjaringan Balon Gubernur Malut di PKB, Malik : yang Dekat Wartawan Berpotensi

Meski demikian Masrul menilai kabar Bahrain masuk pengurus Gerindra masih sebatas rumor, karena belum ada SK.

Menjadi pengurus itu harus ada keabsahan legalitas formal dalam hal ini SK, kalau SK sudah dikeluarkan , baru legalitas formal bahwa benar Bahrain menjadi kaders Gerindra. “Kami PKPI tidak mempermasalahkan, karena kami masih  mempunyai banyak kaders militan di Halsel dan kami sudah siap dalam menghadapi verifikasi faktual partai politik nanti,” ujarnya

“Andai nanti Gerindra mengesahkan Bahrain sebagai salah satu pengurus pun tidak menjadi masalah buat PKPI. Saya selaku Ketua PKPI Malut menyampaikan terimakasih kepada Bahrain karena sudah pernah bergabung dengan PKPI, sekalipun agenda beliau untuk maju ke periode ke dua itu gagal karena tidak cukup syarat dukungan kursi partai,” tambah Masrul mengakhiri. (Ichal-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah