Tobelo, Haliyora
Warga Kecamatan Galela Utara dan Loloda Utara sudah merasa lega. Saat ini mereka sudah tidak menyeberangi sungai Tiabo menggunakan rakit lagi. Jembatan Tiabo yang patah saat banjir beberapa waktu lalu, kini sudah dapat dilalui walaupun bangunannya masih darurat.
Sebelumnya, warga di dua kecamatan tersebut harus menyeberangi sungai ini selebar hampir 100 meter itu menggunakan rakit kala hendak menuju Tobelo atau desa di seberang sungai dan sebaliknya.
Amatan Haliyora, Rabu (3/2/2021), warga sudah mulai melewati jembatan darurat di Sungai Tiabo dengan berkendaraan atau jalan kaki.
Beberapa warga yang ditemui Haliyora mengutarakan rasa senangnya.
“Menunggu puluhan hari, akhirnya jembatan darurat sungai Tiabo sudah dapat dilalui. Torang tara nae rakit lagi. Pokoknya sekarang torang rasa senang, walau jembatan masih darurat, yang penting bisa tong lewat dengan kendaraan,” ucap Saiful, warga desa Laloang, Galela Utara.
Diketahui, Jembatan Darut sungai Tiabo dikerjakan oleh PT. Birinda Perkasa Jaya. (Fik-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!