Ketua DPRD Malut Minta Hentikan Pembuangan Tailing di Laut Obi, Janji Akan ke Lokasi 

  • Whatsapp
Ketua DPRD Provinsi Malut Kuntu Daud

Sofifi, Haliyora

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daud menegaskan DPRD akan turun ke lokasi perusahan pertambangan di Obi untuk memantau langsung pembuangan tailing yang menjadi polemik akhir-akhir ini.

Bacaan Lainnya

Penegasan Kuntu dipicu protes berbagai pihak, terutama masyarakat Obi atas rencana pembuatan saluran limbah tambang ke laut oleh Perusahan Pertambangan yang beroperasi di Pulau Obi.

“DPRD akan turun melihat langsung apakah kegiatan pembuangan tailing ini betul di lakukan atau tidak. Sebenarnya, dari awal ribut-ribut soal SK Gubernur tentang izin lokasi pembuangan tailing ke laut itu kami sudah turun, hanya saja terkendala anggaran, jadi kami pending sementara. Nanti setwlah APBD sudah berjalan baru kami turun,” ungkap Kuntu, Selasa (02/02/2021).

Menurut Kuntu, apapun alasannya DPRD tidak setuju pembuangan tailing ke laut, karena berdampak buruk bagi kerusakan ekosistem laut dan merugikan masyarakat nelayan.

“Kami tidak main-main, jadi kalau betul perusahan membuang tailing ke laut maka kami DPRD meminta untuk dihentikan sementara kegiatan tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara kepada media ini mengakui pihaknya telah mengeluarkan izin lokasi perairan pembuangan limbah tailing di pulau Obi kepada PT. Trimega Bangun Persada, salah satu perusahan tambang di Obi pada Rabu, (21/01/2021).

“PT. Trimega Bangun Persada sudah memiliki izin lokasi pembuangan limbah tailing. “Izin mereka itu diperoleh  berdasarkan hasil kajian dari kami DKP dan SK-nya sudah keluar, sehingga sekarang mereka melakukan pekerjaan pemasangan pipa,” terangnya. (Sam-1)

Pos terkait