Ternate, Haliyora
Sejak virus corona mewabah, situasi ekonomi masyarakat ikut terdampak. Kegiatan ekonomi berjalan tertatih-tatih serta daya beli masyarakat menurun. Yang paling dirasakan adalah pelaku usaha kecil, omset penjualannya menurun drastis karena sepi pembeli.
Para pedagang pakaian di pasar Gamalama Kota ternate misalnya, hingga kini masih mengeluhkan pendapatan mereka yang menurun.
Ibu Safriya, salah satu pedagang pakaian di pasar Gamalam kepada Haliyora menceritakan, kondisi pasar sejak pandemi Covid-19.
Kata ibu paruh baya itu bahwa sejak pandemic covid-19 melanda dunia, termasuk Maluku Utara, pasar sudah mulai sepi, lantaran pembeli (pengunjung) jarang datang, terutamap ada tahun 2020.
Namun kata dia, di awal tahun 2021 ini kondisi pasar terbilang mulai membaik, meski pendapatan masih belum stabil seperti pada masa normal dulu.
“Sebelum pandemic Covid-19, pemasukan dari penjualan pakaian per hari lumayan besar, namun sejak pandemi Covid-19 penjualan menurun drastis, karena sepi pembeli. Tapi awal tahun ini sudah agak mending. Pembeli sudah mulai banyak, walau tidak sebanyak dulu-dulu,” ungkap Safriya, saat berbincang dengan Haliyora, minggu (31/01/2021).
Hal itu juga diamini Airin, teman Safriya. Airin mengaku sudah lima tahun berjuan pakaian di pasar Gamalama, dan dalam satu tahun terakhir omset penjualannya turun, otomatis mempengaruhi pendapatan.
“Saya sudah lima tahun bajual pakaian di pasar Gamalama, dan baru tahun 2020 saya rasakan stengah mati. Tong pe jualan jarang skali dibeli, karena memang pasar sepi pengunjung. Kadang dalam sehari tarada orang beli,” ujar Airin.
Seperti Safriya dan Airin, Mas Apin, penjual pakaian lainnya di pasar Gamalama menceritakan kondisi penjualannya pada tahun 2020.
Menurutnya, laku tidaknya barang tergantung pembeli yang datang bertransaksi. Sementara pada masa pandemi Covid-19 jarang sekali pembeli datang ke pasar pakaian.
“Soal pemasukan tergantung calon pembeli yang mengunjungi pasar. Kalau calon pembelinya banyak dan membeli barang kita ya pemasukan juga tentu besar. Sedangkan sejak Covid-19 ini calon pembeli jarang berkunjung, jadi otomatis tidak ada yang beli barang kita. Mudah-mudahan Corona ini cepat selesai supaya kondisi kembali normal lagi,” harap Mas Apin. (Ahlit-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!