Tidore, Haliyora
Komando Distrik Militer (Kodim) 1505/Tidore dan Mapolres Kota Tidore kepulauan siap mendukung penuh program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah pusat.
Dandim 1505 Tidore, Letkol. Inf. Cecep Kurniawan saat ditemui wartawan, Jum’at (15/1/2020) di depan Aula kantor Walikota Tidore Kepulauan menyampaikan bahwa dukungan TNI terkait dengan program vaksinasi ini sudah jelas.
Ia mengatakan, Panglima TNI sudah perintahkan kepada seluruh jajaran, mulai pusat sampai daerah untuk mendukung program vaksinasi
“Untuk itu kita dari jajaran kodim/1505 Tidore bersama Polres Tikep siap mendukung dan mensukseskan progam vaksinasi ini, baik dalam distribusi, pengamanan vaksin, sosialisasi ataupun pada saat pelaksanaan vaksinisasi.” ujarnya.
Dandim menegaskan, semua anggota Kodim 1505/Tidore wajib divaksin, karena sebagai aparat diwajibkan untuk disuntik vaksin setelah tenaga kesehatan dan pejabat publik.” Saya pribadi dan secara satuan siap divaksin,” tandasnya.
Diwawancarai terpisah, Kapolres Kota Tidore Kepulauan AKBP. Yohanes Jalung Siram menyampaikan, Polri ikut mengamankan pendistribusian vaksin dari pusat ke Provinsi Maluku Utara mulai dari proses penjemputan di bandara Babullah Ternate kemudian di simpan di gudang, sampai tibanya di Tidore.
“Kita sudah melakukan pengamanan melalui pengawalan, walaupun tidak diminta tetapi kita selaku aparat harus melaksanakan, karena itu sudah menjadi tugas pokok kita,” ucap Kapolres, Jum’at (15/01/2021)
Kapolres juga mengatakan, jajaran kepolisian sudah menerima perintah Kapolri untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan cara ikut disuntik vaksin. “Kemarin kami sudah data anggota sebanyak 77 orang yang siap divaksin. Jadi intinya kami semua siap divaksin,” tandasnya.
Kapolres mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan dan terpengaruh berita-berita hoax terkait vaksin sinovac.
“Kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar tidak membuat berita hoax yang sifatnya merugikan kita semua, dan juga tidak terpengaruh dengan berita-berita hoax. Carilah informasi yang valid melalui instansi berwenang atau pihak yang berkompoten seperti dinas kesehatan, dokter dan lain-lain,” imbuhnya. (Ata-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!