Survei Port-Akademika Nyatakan YAMIN – ADA Pemenang Pilwako Ternate

Ternate, Haliyora

Poros Riset Akademika (Port-Akademika) melakukan Survei Akseptabilitas dan Elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Walikota Ternate untuk Pilwako 9 Desember 2020.

Bacaan Lainnya

Survei dilakukan bulan November 2020 tepatnya pengambilan itu sampel pada tanggal 2-8 November 2020.

Sesuai rilis yang diterima Haliyora, pada Sabtu (05/12/2020) dari Poros Riset Akademika (Port-Akademika) disebutkan, survey tersebut bertujuan untuk mengetahui tingkat Akseptabilitas dan elektabilitas pasangan bakal calon walikota/wakil walikota Ternate pada pilwako 2020.

Dijelaskan, survey tersebut menggunakan metode ‘MULTISTAGE STRATIFIED RANDOM SAMPLING’ dengan total responden sebanyak 400 dengan margin eror 5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sedangkan sebaran sampel terdapat di Kecamatan Pulau Terntae, Ternate Barat, Ternate Selatan, Ternate Tengah, dan Ternate Utara.

Dari survey tersebut hasilnya disebutkan, 1) Usia responden didominasi oleh usia 27-36 sebesar 26,90 persen, pekerjaan didominasi oleh ibu rumah tangga sebesar 27,99 persen, pendidikan didominasi oleh tamatan SLTA sebesar 55,70 persen, suku didominasi oleh suku ternate sebesar 53,02 persen, perbandingan laki-laki dan perempuan masing-masing sebesar 52,17 persen (laki-laki) dan 47,83 persen untuk perempuan, agama responden 99,18% (islam) sedangkan 0,82% persen (kristen), tingkat partisipasi pemilih 99,18 persen, baliho dan spanduk sebagai media kampanye sebesar 50,55 persen

Untuk tingkat Akseptabilitas disebutkan paslon nomor urut 4 Moh. Yamin Tawary-Abullah Tahir memiliki tingkat akseptabilitas tertinggi sebesar 27,97%, diikuti oleh Marlisa Marsaoly-M. Juhdi Taslin sebesar 25,55%, kemudian M.Hasan Bay-M.Asghar Saleh 23,46% dan M.Tauhid Soleman-Jasri Usman 23.02%.

Juga disampaikan, Moh. Yamin Tawary-Adbullah Tahir memiliki tingkat akseptabilitas tertinggi di kecamatan Ternate Barat 31,03 persen, Ternate Utara 30,48 persen, Ternate Selatan 28,35 persen, Ternate Tengah 25,68 persen, sedangkan Tauhid Soleman-Jasri Usman tertinggi di kecamatan Pulau Ternate sebesar 27,27 persen.

Moh. Yamin Tawary-Abdullah Tahir bahkan memiliki tingkat elektabilitas tertinggi yaitu sebesar 30,05 persen diikuti oleh M.Hasan Baay-M.Asghar Saleh sebesar 15,85 persen, kemudian Merlisa Marsaoly-M. Juhdi Taslin sebesar 15,03 persen, dan M. Tauhid Soleman-Jasri Usman 13,66 persen.

Paslon Moh. Yamin Tawary-Adbullah Tahir juga memiliki tingkat elektabilitas tertinggi di kecamatan Ternate Barat sebesar 30,77 persen, Ternate Utara 26,04 persen, Ternate Selatan 37,40 persen. Sementara Paslon M.Hasan Baay-M.Asghar Saleh memiliki tingkat elektabilitas tertinggi di kecamatan Ternate Tengah sebesar 27,78 persen, sedangkan di kecamatan Pulau Ternate didominasi oleh paslon Merlisa Marsaoly-M. Juhdi Taslin, Muh. Yamin Tawary-Adbullah Tahir, dan M. Tauhid Soleman-Jasri Usman sebesar 22,22 persen

Sementara, tingkat elektabilitas berdasarkan suku, disebutkan Moh. Yamin Tawary-Abdullah Tahir mendominsi suku Makeng dan Ternate masing-msing sebesar 67,50 persen dan 20,74 persen, mennyusul suku Tidore didominasi paslon M. Hasan Baay-M.Asghar Saleh sebesar 26,47 persen, suku Sula dan suku Jasilo didominasi oleh paslon Tauhid Soleman-Jasri Usman masing-masing sebesar 50 persen Sula dan 37,50% persen Jailolo. Suku Tobelo-Galela didominasi oleh paslon Muh. Yamin Tawary-Adbullah Tahir dan M. Hasan Baay-M.Asghar Sebesar 28,57 persen.

Sedangkan sikap kepemimpinan yang disukai adalah perhatian pada rakyat sebesar 25,26 persen, bisa dipercaya 19,71 persen, dan bersih dari korupsi 18,44 persen.

Untuk alasan memilih paslon karena visi dan misi yang baik 42 persen, kemauan sendiri 37,71, serta sendiri dan hubungan keluarga 11,22 persen.

Dikatakan, responden yang tidak mau menerma iming-iming atau pemberian sebesar 63,37 persen, sementara responden yang mau diberi uang dan lainnya adalah sebesar 12,46 persen dan rata-rata mematok Rp 300.000. Selain itu responden yang mau menerima uang karena alas an kesempatan sebesar 17,58 persen dan untuk kepentingan kedepan 5,49 persen.

Dari data hasil survey tersebut Poros Riset Akademika (Port-Akademika) menyebut, jika pemilu dilaksanakan hari ini maka 72.36 persen masyarakat sudah mantap dalam menentukan pilihannya, sedangkan 27,64% belum menentukan pilihannya. (Red)

Pos terkait