Bobong, Haliyora
Tak lama lagi, Pemda Pulau Taliabu datangkan alat anti gen dan anti bodi yang sudah dibeli. Pengadaan alat rapid test anti gen dan anti bodi memang dibutuhkan untuk mendeteksi virus corona dalam tubuh secara cepat.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulau Taliabu Kuraisia Marsaoly, Minggu (29/11).
“Saat ini dinkes sudah melakukan pengadaan alat anti gen dan anti bodi, karena itu setelah alat tiba di Bobong, akan langsung dilakukan rapid test massal. Kita sudah beli, tinggal menuggu pengirimannya dari Jakarta,” katanya.
Kuraisia menjelaskan, alat tersebut fungsinya untuk mendeteksi virus corona dalam tubuh. Selain itu penggunaan alat ini juga bisa dapat mengeluarkan hasil pemeriksaan lebih cepat dibandingkan pemeriksaan lain.
“Dalam proses rapid test menggunakan metode deteksi anti bodi, yaitu IgM dan IgG yang dapat diproduksi oleh tubuh saat melawan virus corona. Anti bodi hanya akan terlihat ketika tubuh mengalami paparan virus corona,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penaganan Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu, Maddaremmeng mengatakan, prosedur pembelian alat anti gen dan anti bodi membutuhkan proses sebelum dikeluarkan.
”tidak seperti membeli gorengan di pasar yang dibayar langsung keluar,” kata Maddaremmang menjawab suara sumbang yang mengkritisi lambatnya pengadaan alat rapid tes itu, (Senin (30/11/2020).
Selain itu sambung Pj. Bupati itu, harus dipastikan ketersediaan alokasi anggaran dan prosedur pengadaannya sesuai aturan. “Sekarang sedang diproses setelah itu tinggal tunggu waktunya didatangkan,” katanya.
Dia menambahkan, selama masa tugasnya di Taliabu, dirinya sangat memperhatikan apa yang menjadi tugas pokoknya untuk diselesaikan.
“Daerah ini tidak hanya satu masalah yang dipikirkan dan harus diselesaikan, tapi banyak hal, termasuk pencegahan Covid-19,” katanya.
Terkait pencegahan Covid-19, Maddaremmeng mengatakan, langkah-langkah pencegahan tidak hanya dilakukan dengan membagikan masker secara langsung ke masyarakat, razia masker dan lainya, melainkan dirinya juga turun ke masing-masing OPD untuk memastikan penerapan protokol di setiap perkantoran.
“Ada beberapa OPD yang sudah saya kunjungi. Satu hal yang saya tekankan adalah, OPD wajib terapkan protokol kesehatan, karena masalah pencegahan Covid-19 bukan hanya tugas satgas, tapi tanggungjawab semua pihak untuk melindungi masyarakat di daerah ini dari pandemi Covid-19. Saya juga tegaskan, bahwa saya tidak memiliki waktu untuk saling menyalahkan, yang ada adalah melakukan apa yang harus dilakukan sesuai keadaan daerah Taliabu saat ini,” imbuhnya. (Ham-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!