Ternate, Haliyora
Warga Kelurahan Sasa Kecamatan Ternate Selatan dibuat geger dengan adanya penemuan sesosok mayat perempuan. Mayat tersebut ditemukan tepat pukul 20.30 WIT di depan kompleks perumahan syariah di jalan raya Rt/12, RW/05 Kelurahan Sasa, Rabu (19/11) dengan mulut bersimbah darah.
Mayat perempuan tersebut diketahui bernama Aprilita Suryanti Jamil (21), yang juga merupakan mahasiswi semester satu Fakultas Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Diketahui korban tersebut berasal dari Desa Nusa Jaya, kecamatan Wasile Selatan Halmahera Timur.
Menurut saksi mata, Rustam Mansur (49), yang juga berada di tempat kejadian. Perempuan tersebut awalnya terlihat oleh dirinya masih dalam keadaan hidup.
Rustam menceritakan, baru selesai sholat isya, dirinya mengambil handphone dan berjalan di depan rumahnya untuk mencari koneksi wifi. Dari dalam rumah, anaknya berteriak tanya “dapat sinyal ?”, lalu dijawab rustam “iya, dapat,”.
Mendengar suara rustam, korban tiba-tiba lari keluar dari tempat tinggalnya dengan suara pelan berteriak “saya muntah darah,”.
Karena terkejut, Rustam pun menyuruh korban untuk duduk di jalan, dan meminta anaknya memanggil Umi (istrinya). “Saya langsung bilang ke saya pe anak, capat panggil Umi,” ujar rustam dengan harapan bisa membantu korban.
Setelah itu lanjut rustam, dia memanggil tetangganya (om Abu), juga untuk membantu, yang saat itu korban sudah tergeletak di jalan dan mulutnya keluar darah segar.
Lanjut rustam, saat itu Istrinya, Siti Fatimah bilang korban sudah sakarat, tapi saya melarang untuk pegang, “tara bole pegang nanti ada petugas baru dorang pegang,” kata rustam melarang.
Rustam kemudian menghubungi ketua RT setempat, Muhammad Khotib, dan diteruskan kepada pihak kepolisian.
Atas peristiwa ini, Kapolsek Ternate Selatan Iptu Supriyanto S.AP.MSi membenarkan adanya kejadian ini.
Dalam keterangannya, Supriyanto menyatakan bahwa sementara tidak ada tanda- tanda pidana yang ditemukan.
“Tadi memang ada bercak darah namun kita belum bisa kasih keterangan lebih lanjut nanti ahlinya (dokter) yang lihat, cuman temuan disitu ada obat-obatan yang biasa di konsumsi oleh bersangkutan,” kata Supriyanto.
Selanjutnya kata Supriyanto, akan dikumpulkan saudara korban untuk dimintai persetujuan agar diotopsi, “mereka juga harus mengetahui, jika keluarganya mengiyakan atopsi maka kita akan atopsi,” imbuhnya.
Saat ini, jenazah sudah dibawa ke RSUD Chasan Boesorie Ternate. (jae-Dr)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!