Ternate, Haliyora
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Ternate diketahui terlibat dalam mengkampanyekan Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota di Pilkada 2020. Dari Empat Paslon, nomor urut tiga (3) yang banyak keterlibatan ASN dalam kampanye.
“Keterlibatan ASN dalam mengkampanyekan Paslon di medsos dan lain-lain itu Paslon nomor urut tiga, dan yang belum ada yaitu Paslon no urut (4)” ungkap Komisioner Bawaslu Kota Ternate sulfi Majid saat diwawancarai Haliyora, (31/10/20).
Sulfi mengaku, pernyataan yang dikeluarkan tersebut berasal dari rincian data yang dipegang Bawaslu Kota Ternate. Bahkan, terkait keterlibatan ASN dalam politik praktis, sudah ada yang direkomendasikan Bawaslu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Hal ini juga dibenarkan oleh Komisioner Bawaslu Kota Ternate Rusli Saraha saat dikonfirmasi wartawan dihari yang sama. “Kalau saya tidak salah itu Paslon no urut tiga” kata Rusli.
Mantan Presidium Samurai ini berharap agar ASN perlu memastikan dirinya menjadi aparatur yang profesional dan netral. Serta melakukan tindakan yang tidak mengarah pada keberpihakan terhadap paslon tertentu dalam Pilkada 2020.
“Walikota Ternate mesti mempertegas soal ini kepada aparatur di lingkup Pemkot, Sehingga martabat demokrasi benar-benar terlaksana secara baik”tegasnya.
Untuk diketahui, ke empat Paslon Walikota dan Wakil Walikota Ternate yang berkompetisi pada Pilkada 2020 yakni,Nomor urut (1) Merlisa Marsaoly-Juhdi Taslim, (2) Tauhid Soleman-Jasri Usman, (3) Muhammad Hasan Bay-Asghar Saleh, (4) Yamin Tawari-Abdullah Tahir. (Ecal-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!