Halsel, Haliyora
Jika tak ada aral melintang, lebih kurang tiga pekan lagi atau di akhir bulan Oktober 2020 nanti, Jembatan Ake Buton di Desa Buton Kecamatan Obi, sudah bisa difungsikan oleh masyarakat yang berkendara, baik roda dua maupun empat.
Jembatan yang roboh dihantam banjir pada 2016 silam, kini telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sebagaimana diungkapkan Kadis PUPR Provinsi Malut, Santrani Abusama, saat kegiatan tatap muka bersama masyarakat di Kantor Desa Buton, usai meninjau langsung progres pekerjaan Pembangunan Jembatan Ake Buton, Rabu (07/10).
Santrani mengatakan, semenjak dilantik menjadi Kadis PUPR pada 2019 lalu, dirinya sangat memprioritaskan Pembangunan Jembatan Ake Buton.
Hal itu dilakukan karena tanggung jawab sebagai pelayan dan abdi masyarakat, serta rasa empati pada penderitaan masyarakat.
“Saat peristiwa banjir bandang Desember 2016 itu, saya langsung hadir disini, datang membawa bantuan sembako, jadi langsung lihat bagaimana penderitaan masyarakat dibeberapa desa yang terdampak banjir itu. Jadi memang muncul rasa yang sama dalam diri saya untuk memperjuangkan secepatnya agar dibangun jembatan ini. dimana rasa itu saya sebut solidaritas,” tutur Santrani di hadapan tokoh masyarakat Obi di Kantor Desa Buton.
Kepada masyarakat, Santrani menegaskan, dengan rasa solidaritas itu, dinas yang dipimpinnya tidak harus di demo oleh masyarakat pun, dia pasti tetap akan membangun jembatan Obi.
Meski begitu, ia berterima kasih kepada seluruh aktivis mahasiswa Obi maupun masyarakat Obi yang terus mengingatkan Pemprov Malut lewat demonstrasi maupun dengan cara komunikasi langsung kepada Gubernur dan jajaran PUPR Provinsi Malut.
“Tapi saya sangat berterima kasih karena demonstrasi dari saudara-saudara saya dari mahasiswa maupun masyarakat Obi adalah cambuk bagi kami (Pemprov) agar bisa terus ingat dan bekerja untuk melayani masyarakat,” terangnya.
Pada pertemuan itu, selain berdiskusi terkait Jembatan Obi, Santrani juga mendengarkan dan menjawab pertanyaan dari masyarakat seperti pembangunan drainase, talud, jalan, hingga masalah listrik.
“Yang menjadi bidang saya di Dinas PUPR InsyaAllah saya akan bangun tapi kalau bukan nanti saya komunikasikan pada dinas yang bersangkutan. Karena saya juga kenal dan dekat dengan mereka,” tandasnya.
Hadir pula dalam acara tersebut, salah satu anggota DPRD Dapil Obi Mohtar Somaila, Perwakilan Camat Obi, Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Kasi Perencanaan Bina Marga, Kasi Pemeliharaan Jalan Bina Marga, Kepala Desa Jikotamo dan Kepala Desa Buton serta puluhan masyarakat Obi. (Red-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!