Halsel, Haliyora.com
Pansus Covid-19 DPRD Halsel menganggap realokasi anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk pembiayaan Gugus Tugas di Halsel masih sebatas wacana. Ini dikatakan Ketua Pansus Covid-19 DPRD Halsel Salma Samad via telepon genggam, Kamis (9/7).
Kepada wartawan, Salma mengatakan bahwa Pemda Halsel hingga saat ini belum menyampaikan rincian anggaran terkait rencana realokasi anggaran untuk pembiayaan Penanganan Covid-19. Olehnya itu, Salma menganggap bahwa realokasi anggaran Rp 20 miliar tersebut masih sebatas wacana.
“iya masih sebatas wacana, karena usulan itu hanya sebatas penyampaian dari mereka (Pemda) yang tidak disertai dengan rincian kegiatan apa saja yang direalokasi ke penanganan Covid-19”, ungkapnya.
Menurut Salma, dari hasil amatannya, 23 miliar anggaran penanganan Covid-19 sebelumnya lebih besar dimanfaatkan untuk pembayaran honor ratusan Tim Gustu daripada pembelian alat pelindung diri (APD).
Parahnya lagi, sambung salma, Pemda Halsel tidak bisa menyampaikan laporan kepada DPRD terkait penggunaan 23 miliar yang dianggarkan sebelumnya, padahal anggaran tersebut sudah habis digunakan dalam penanganan Covid-19 di Halsel kemarin.
“bagaimana mau tambah kalau yang kemarin saja tidak ada laporan realisasinya. Bahkan dorang hanya kasih foto-foto kegiatan patroli Tim Gustu selama penanganan Covid-19 saat torang (DPRD) minta Laporan itu,” kesalnya.
Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Halsel, Ramli, ketika dikonfirmasi via telepon seluler hari itu juga mengakui bahwa pihaknya belum tahu, anggaran 20 miliar rupiah itu akan digeser dari pos kegiatan yang mana. Sebab itu, Ramli terlihat bingung ketika akan menyusun usulan anggaran rencana realokasi untuk pembiayaan Gustu Covid-19 Halsel. “masih belum tahu, kita masih belum buat rencana re-alokasi itu” tutupnya. (red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!