Pemkot Ternate Sosialisasi Rencana Aksi “New Normal” kepada Pelaku Usaha

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate, Rizal Marsaoly

Ternate, Haliyora.com

Meski penyebaran Covid-19 di Kota Ternate belum menunjukkan tren penurunan namun Pemkot akan menerapkan “New Normal”. Rencananya kebijakan new normal akan diberlakukan mulai tanggal 05 Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Untuk menuju new normal itu, kini jajaran pemkot giat melakukan sosialisasi kepada sejumlah stakeholder.

Seperti hari ini, Minggu (31/05/2020) telah dilakukan sosialisasi kepada pelaku usaha di Kota Ternate. Ini erat kaitannya dengan rencana pemkot mengaktifkan kembali kegiatan ekonomi setelah mandek beberapa lama gara-gara Corona.

Pertemuan hari ini sebagai tindak lanjut rapat sebelumnya yang dipimpin langsung Walikota dan dihadiri Forkopimda Kota ternate empat hari lalu.

“Hari ini kita melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha perhotelan dan Cafe. Nanti besok pagi (Senin, 01/06/2020,red) kita akan melakukan sosialisasi untuk pelaku usaha Rumah Makan dan Restoran dan selanjutnya kegiatan yang sama kita lakukan untuk pengelola tempat wisata pada hari Selasa,”ungkap kepala Dinas Pariwisata Kota ternate, Rizal Marsaoly, Minggu (31/05/2020) di eks kantor walikota ternate.

Kata Rizal, kebijakan new normal adalah kebijakan Pemerintah Pusat, dan Pemkot siap mengikuti dengan tetap mengacu kepada protocol kesehatan.

“Ini sebenarnya kebijakan Pemerintah Pusat, kita pemerintah Kota Ternate siap mengikuti dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan,”ucap Rizal.

Ia menjelaskan, tujuan sosialisasi tersebut untuk mempersiapkan penerapan New Normal atau relaksasi yang direncakan mulai berlaku pada tanggal 05 Juni 2020.

“Pak walikota berharap dengan adanya sosialisasi ini pelaku usaha khususnya bidang pariwisata bisa mentaati ketentuan standar dari WHO maupun aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian kesehatan,” imbuh Rizal mengutip walikota.

Rizal menambahkan, sekalipun diberlakukan new normal, akan tetapi harus berada pada skema protokol kesehatan. Misalkan pada kondisi normal pengunjung mall atau restoran 100 persen, maka dalam kondisi pengunjung harus dibatasi 50 persen, demi mengatur jarak serta ditetapkan batas waktu operasional.

“Dalam rapat tadi juga Kepala Bidang Operasi Gugus Tugas Kota Ternate, M. Arif Abdul Gani mengatakan agar mall yang ada di Kota ternate ini harus membuat pos penjagaan sehingga bisa mengawasi waktu beroperasi dan jumlah kunjungan,”pungkas Rizal. (Sam)

Pos terkait