6 OTG Jalani Karantina di Hotel Veliya

- Editor

Sabtu, 11 April 2020 - 10:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, HALIYORA.COM,- Pemerintah Kota Ternate menggunakan Hotel Veliya sebagai tempat karantina Covid-19. Orang dengan status Tanpa Gejala (OTG) serta Orang Dalam Pemantauan menjalani karantina di tempat itu. Mereka diawasi secara ketat, terutama cek kesehatan.

Jika selama masa karantina itu tidak menunjukkan gejala covid-19 maka akan dipulangkan. Tetapi kalau ditemukan ada gejala covid-19 maka langsung di rujuk ke RSUD Chasan Boesoerie untuk dirawat dan statusnya manjadi PDP. Ini disampaikan oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Ternate, Rini Apriani.

BACA JUGA  Hari Ini, 12 Orang Pasien Positif Masuk Hotel Corner

Saat ini ada 6 orang menjalani proses karantina di Hotel Veliya. “Iya, Pemkot pake Hotel Veliya untuk tempat karantina, sekarang ini ada 6 orang yang dikarantina di sini”, ungkap Rini kepada Haliyora.com via Watsapp, Jum’at (10/04/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rini menjelaskan, Hotel Veliya digunakan sementara, karena RSUD Chasan Boesoeri tempatnya terbatas untuk menampung banyak orang yang akan dikarantina.

“Untuk sementara dijadikan tempat karantina. Karena di RSU tempatnya terbatas, makanya diambil langkah itu, sambil menunggu pasien karantina di RSU sudah ada yang keluar baru mereka yang di velya ini dialihkan ke RSU untuk penanganan lebih lanjut”jelasnya.

BACA JUGA  Kenali Bagian Tubuh yang Bisa Digigit Saat Bercinta

Rini menambahkan, 6 orang yang di karantina di Veliya, sampai saat ini kondisinya sehat dan akan terus dipantau kesehatannya,

Kata dia, ke 6 orang itu statusnya orang tanpa gejala (OTG) dan untuk ODP atau orang dalam pemantauan tidak menutup kemungkinan juga akan bisa di tempatkan di situ, akan tetapi kalau ada pasien dalam pengawasan (PDP) sudah harus langsung ke RSU bersangkutan” (echal)

Berita Terkait

Ini Skema Pemkab Halsel Tuntaskan Pembangunan RSP Pulau Makian
Ada 6 Kasus Baru DBD di Kota Ternate, Warga Kudu Waspada
Soal Pasien Batal Dioperasi, Begini Penjelasan Resmi RSUD Sanana
Warga Keluhkan Prosedur Operasi di RSUD Sanana
Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD Sanana
Sepanjang 2023, Kasus HIV/AIDS di Malut Melonjak
Kasus DBD Meningkat, Pemuda Boso Minta Perhatian Pemkab Halsel
54 Warga Jalani Operasi Katarak di HAJAT ke 773
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!