Cedera Kaki, Pendaki Gamalama Berhasil Dievakuasi

- Editor

Senin, 4 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – Haliyora, Kegemaran melakukan pendakian gunung sudah menjadi aktivitas tersendiri bagi sebagian anak muda kota Ternate. Termasuk aksi pendakian gunung Gamalama yang melibatkan delapan orang pendaki, Sabtu (2/11).

Diketahui bahwa pendakian berlangsung sejak Sabtu malam. Setelah berhasil tiba di puncak Gamalama, rombongan pendaki kemudian mendirikan tenda perkemahan.

Keesokan harinya, saat menuruni puncak, salah seorang pendaki, Agung Kurniawan (19), warga Kelurahan Sangaji RT 03/RW 06, mengalami cedera kaki akibat terkilir, hingga tak mampu melanjutkan perjalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak dilanda kepanikan, rekan korban, Basri, kemudian menghubungi Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan evakuasi terhadap korban.

Setelah menerima informasi tersebut, tim search and rescue Kantor SAR Ternate segera melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait dan bergerak menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP).

BACA JUGA  Jaksa Bakal Periksa 6 Orang Saksi Pekan Depan pada Kasus Sewa Alat Berat PUPR Halsel

Sesampainya di lokasi, tim penyelamat yang merupakan gabungan dari tim SAR dan beberapa elemen lain, langsung melakukan pertolongan pertama terhadap korban.

“Kondisi korban agak parah. Karena selain cedera kaki, korban juga mengalami hipotermia,” jelas Muhammad Arafah, Kepala Kantor SAR Ternate kepada haliyora.com.

Selanjutnya, dengan menggunakan tandu, korban kemudian dievakuasi menuju titik penjemputan, yaitu di Kelurahan Marikurubu.

“Kondisi medan yang licin dan pelaksanaan pada malam hari membuat proses evakuasi mengalami sedikit hambatan. Butuh waktu yang lumayan lama untuk sampai ke titik penjemputan,” lanjut Arafah.

Akhirnya, setelah melalui perjalanan yang agak sulit, pada hari Minggu (3/11) malam, kurang lebih pukul 23.00 WIT, tim SAR Gabungan beserta korban tiba di Marikurubu. Selanjutnya, korban langsung diantar ke kediamannya untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

BACA JUGA  Peredaran Narkoba Jaringan Lapas Kembali Diungkap BNN Malut

Seiring dengan itu, operasi SAR yang melibatkan kurang lebih 25 (duapuluh lima) orang, yang terdiri dari  lima anggota tim search and rescue dari Kantor SAR Ternate, dua orang dari Mapala FMIPA Unkhair Ternate, 12 (duabelas) orang anggota Mapala Tehnik Pertambangan Unkhair, dua orang dari KPA K.A.F. Gamalama, dua anggota Explore Nature, dua orang relawan PMI Kota Ternate dan dua orang warga Marikurubu ini kemudian ditutup.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam operasi ini, terutama warga masyarakat Marikurubu. Kami berharap, kerjasama seperti ini dapat dilanjutkan di masa mendatang,” pungkas Arafah. (ata)

Berita Terkait

Jaksa Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi OPS DPRD Malut
Kilas Balik Kasus Korupsi Mami yang Menjerat Eks Wagub Malut Al Yasin Ali
Kejati Malut Kembali Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Korupsi ISDA Taliabu
Dua Pasangan Bukan Suami Istri di Sula Diciduk Karena Kedapatan ‘Ngamar’ di Penginapan 
Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kasus Kriminal di Halteng Sepanjang 2025
Mantan Bupati Taliabu Aliong Mus Segera Diperiksa Kejati Malut
Gegara Ini, Oknum Pegawai Pengadilan Negeri di Malut Dipolisikan Istri
Kejati Malut Tetapkan Eks Kadis PUPR Taliabu Supraydno Sebagai Tersangka di Kasus Lain
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:43 WIT

Jaksa Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi OPS DPRD Malut

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:10 WIT

Kilas Balik Kasus Korupsi Mami yang Menjerat Eks Wagub Malut Al Yasin Ali

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:21 WIT

Kejati Malut Kembali Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Korupsi ISDA Taliabu

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:10 WIT

Dua Pasangan Bukan Suami Istri di Sula Diciduk Karena Kedapatan ‘Ngamar’ di Penginapan 

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:50 WIT

Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kasus Kriminal di Halteng Sepanjang 2025

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!