Polda Malut Tetap Dalami Kasus Korupsi Lahan Bandara Oesman Sadik

- Editor

Kamis, 31 Oktober 2019 - 14:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — Haliyora, Dugaan korupsi anggaran pembebasan lahan Bandar Udara Oesman Sadik Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tetap ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara.

Kasus tersebut ditangani Subdit lll Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Malut. Paska diperiksanya beberapa saksi, penyidik bahkan sudah melakukan pengecekan lapangan terkait kasus tersebut.

“Beberapa waktu lalu, anggota penyidik sudah melakukan pemeriksaan di lokasi (Labuha). Telah dilakukan pengecekan lapangan dan selanjutnya akan ditindaklanjuti,” ujar Kepala Direktorat Reskrimsus Polda Malut, AKBP Alfis kepada Haliyora, Kamis (31/10).

Menurutnya, saat ini sedang dilakukan klarifikasi terhadap dokumen-dokumen pendukung, agar tidak terdapat kendala pada proses penyelidikan lebih lanjut sehingga upaya pengungkapan kasus ini tidak akan memakan waktu yang lama.

“Semua sudah sesuai jadwal dan perkembangannya nanti tetap akan kita sampaikan ke publik,” lanjutnya.

Selain itu, Direktorat Reskrimsus terus melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi atau pihak yang dicurigai terlibat dalam kasus korupsi pengadaan lahan bandara Oesman Sadik tersebut.

BACA JUGA  Lagi, Pasien Isolasi Covid-19 Tanyakan Status Penyakitnya

“Beberapa saksi juga kita jadwalkan untuk diperiksa dan dimintai keterangan. Saat ini sedang dilakukan pencocokan jadwal, agar tidak ada kendala saat pemanggilan nanti,” jelasnya lebih jauh.

Saat ditanya tentang nama-nama saksi tersebut, Alfis belum bersedia menyampaikannya. “Nanti setelah jadwalnya cocok, akan kita sampaikan ke media untuk diumumkan ke publik.”

Untuk diketahui, terkait kasus ini, sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dinas Perhubungan Halsel, Soadri Ingratubun. (ata)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!