CPNS Pemkot Ternate : Peluang Tipis untuk Sarjana Ilmu Budaya

- Editor

Jumat, 1 November 2019 - 16:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – Haliyora, Sarjana Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun yang berdomisili di Kota Ternate perlu lebih tekun dalam membekali diri jika ingin menjadi bagian dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate. Pasalnya, formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Ternate tahun 2019 hanya memberikan sedikit peluang untuk sarjana FIB.

Berdasarkan SK Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Nomor 764 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di Lingkungan Pemkot Ternate, jumlah penerimaan CPNS sesuai formasi yang dibutuhkan adalah sebanyak sebanyak 158 (seratus lima puluh delapan) orang. Rinciannya, formasi tenaga kesehatan sebanyak 62 (enampuluh dua) orang, tenaga pendidikan 58 (limapuluh delapan) orang dan tenaga teknis sebanyak 38 (tigapuluh delapan) orang.

Dari total jumlah penerimaan yang ada, peluang yang dimungkinkan untuk sarjana FIB hanya terdapat pada formasi Guru Seni Budaya dengan jumlah 12 (duabelas) orang.

Walau FIB Unkhair juga memiliki program studi D-III Usaha Perjalanan Wisata (UPW), namun target penerimaan untuk tenaga teknis Analisis Pariwisata di lingkup Pemkot Ternate hanya diperuntukkan bagi lulusan strata 1 (S1) dari Pariwisata atau S1 Manajemen Pariwisata.

Mengamati hal itu, Dekan FIB Unkhair, Fachmy Alhadar, S.S., M.Hum, mengatakan sarjana FIB hanya memiliki peluang di formasi Guru Seni Budaya. Meski diakui bahwa posisi tersebut masih perlu dipertanyakan validitasnya karena status tenaga guru saat ini harus memiliki sertifikat profesi guru. Sarjana lulusan FIB tidak dibekali Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Satu hal lagi, rata-rata perguruan tinggi di Maluku Utara ini kan tidak punya jurusan yang menghasilkan lulusan tenaga pengajar seni budaya. Meskipun belum dapat dipastikan, bisa saja yang diambil adalah guru bahasa. Jadi, kita (FIB) punya peluang untuk masuk ke wilayah ini,” ujar Fachmy saat ditemui haliyora.com di ruang kerjanya, Jumat (1/11/2019).

BACA JUGA  Palang Jalan, Sekda Halsel Perintahkan Bayar

Untuk itu, guna mengakomodir sarjana yang dihasilkan oleh perguruan tinggi di daerah sendiri, Fachmy menyarankan pada pemerintah atau instansi terkait untuk lebih objektif dalam menetapkan kriteria penerimaan CPNS, agar dapat disesuaikan dengan jurusan yang terdapat pada perguruan tinggi di daerah.

“Walapun bagi saya sendiri, pendapat tersebut terkesan konyol dan asal-asalan, namun penyesuaian itu cukup penting untuk  diperhatikan oleh pemerintah. Agar anak-anak kita, putra daerah sendiri, yang punya bekal pendidikan cukup, dapat mengabdi pada daerahnya lewat jalur birokrat atau Aparatur Sipil Negara (ASN),” terang Fachmy.

Meski demikian, Fachmy menghimbau para sarjana FIB Unkhair untuk bersikap proporsional dalam menyikapi penerimaan CPNS sesuai kebutuhan Pemkot Ternate.

“Kita harus relistis atas apa yang mereka (Pemkot) butuhkan. Karena industri itu tidak bisa kita kendalikan. Kita dari perguruan tinggi lah yang harus dapat menyesuaikan diri dengan kondisi di luar,” tutup Fachmy. (al)

Berita Terkait

Baru 4 OPD di Pemprov Malut yang Ajukan RUP ke Portal Lelang
Pembayaran TPP ASN di Sula Tunggu Rekomendasi Mendagri
Plt Gubernur Malut Tegaskan tak Ikuti Perintah Dirjen Otda
Pemprov Malut Tanggapi Dingin Surat Kemendagri
Realisasi APBD Sula Tahun 2023 Capai 98,3 Persen
Usulan Kadis PUPR Morotai Definitif Terganjal Pertek
Mendagri Minta Plt Gubernur Malut Kembalikan Samsuddin ke Jabatan Sekda
Formasi PPPK Tahun Ini Untuk Kota Ternate Belum Diinput
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 22:16 WIT

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Jumat, 5 April 2024 - 17:34 WIT

Dapat Dukungan Gerindra, Mislan Syarif Siap Calon Bupati Taliabu

Berita Terbaru

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

Pasar cabai dan tomat (foto ilustrasi)

Headline

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Minggu, 7 Apr 2024 - 22:16 WIT

error: Konten diproteksi !!