Terkait penyesuaian tarif angkutan umum yang dilakukan Organda akibat kenaikan harga BBM jenis Dexlite, pemerintah daerah berharap kebijakan tersebut tetap dilakukan secara wajar dan tidak memberatkan masyarakat.
“Kami berharap penyesuaian dalam batasan yang wajar sebagai bentuk penyesuaian operasional sopir angkutan umum sambil menunggu proses penyelesaian kuota BBM subsidi melalui pemerintah pusat dan BPH Migas,” kata Iwan.
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta pihak terkait lainnya agar persoalan kelangkaan solar subsidi dapat segera memperoleh solusi yang tepat.
Selain itu, pemerintah daerah membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat agar setiap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara baik dan bertanggung jawab.
“Pemerintah hadir dan tidak tinggal diam. Langkah-langkah teknis sudah mulai dilakukan dan saat ini sedang diproses sesuai mekanisme yang berlaku,” tutup Iwan Muraji. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!