Pemkab Taliabu Siapkan Rp 2,4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Bobong-Wayo

Bobong, Maluku Utara – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai memproses proyek peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Bobong dan Wayo pada tahun anggaran 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar untuk pekerjaan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu Ahmad Tahir Tarauntu, ST mengatakan fokus pembangunan tahun ini diarahkan pada perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di pusat ibu kota kabupaten, terutama pada jalur dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi.

“Saat ini, tahapan administratif sedang berjalan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah,” ujar Ahmad melalui Kepala Dinas Kominfo Pulau Taliabu, Haruna Masuku, Minggu (10/5/2026).

BACA JUGA  Gelar Rembuk Stunting dan Musdes BUMDes 2026, Pj Kades Padang Paparkan Program Kerja Pemerintah Desa

Menurut Ahmad, sejumlah titik yang menjadi prioritas pekerjaan meliputi jalur dari bundaran Wayo menuju pertigaan Desa Talo. Selain itu, ruas jalan di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang mengarah ke Bank BPD juga akan diperbaiki.

PUPR juga memasukkan akses jalan di depan Puskesmas Bobong dalam daftar penanganan tahun ini. “Target kami bulan ini pekerjaan fisik untuk peningkatan dan perbaikan jalan di Bobong dan Wayo sudah bisa mulai dilaksanakan di lapangan,” ujarnya.

BACA JUGA  Jembatan Darurat di Ratahaya Ambruk, Warga : Tak Ada Konstruksi Beton Sejak Taliabu Mekar

Ia mengatakan seluruh dokumen pendukung proyek saat ini masih diproses oleh tim pengadaan. Proses tender, kata dia, tengah berlangsung di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa untuk menentukan pelaksana proyek.

Pemerintah daerah optimistis pekerjaan tersebut dapat berjalan sesuai jadwal guna mendukung mobilitas masyarakat di pusat pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu.

Ahmad menambahkan total panjang jalan yang akan ditangani mencapai 900 meter. “Kami berharap peningkatan infrastruktur jalan di kawasan dapat mengurai hambatan transportasi di pusat pemerintahan, mengingat titik-titik yang dikerjakan merupakan jalur padat aktivitas ekonomi dan pelayanan kesehatan bagi warga setempat,” tandasnya. (RHM/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah