Ternate, Maluku Utara – Pemerintah Kota Ternate mengusulkan pengembangan empat pelabuhan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Maluku Utara Tahun 2027 sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi laut dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah kepulauan.
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, pengembangan pelabuhan selama ini masih terkendala persoalan pembebasan lahan serta status aset yang masih dimiliki pemerintah daerah.
“Kita juga akan melakukan penyerahan aset pelabuhan ke pemerintah pusat, yang selama ini masih menjadi aset pemda. Nanti kita melakukan penyerahan berita acara penyerahan aset ke pemerintah pusat,” kata Tauhid usai kegiatan Musrenbang di Bela Hotel Ternate, Kamis (7/5/2026).
Menurut Tauhid, pengalihan status aset pelabuhan kepada pemerintah pusat akan mempermudah proses revitalisasi melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Karena kalau pelabuhan itu sudah menjadi aset pemerintah pusat, akan lebih mudah dilakukan revitalisasi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!