Daruba, Maluku Utara – Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai memastikan proyek pengaspalan jalan dan pembangunan drainase akan mulai dikerjakan pada bulan depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur dasar sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.
Kepastian itu disampaikan Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dalam rapat dengar pendapat bersama mahasiswa yang tergabung dalam aksi Cipayung Plus, Senin (4/5/2026).
Rusli menjelaskan, penataan infrastruktur di pusat Kota Daruba difokuskan pada tiga indikator utama, yakni peningkatan kemantapan jalan, pembangunan trotoar inklusif, serta penguatan sistem drainase.
“Indikator utama kami adalah tingkat kemantapan jalan, persentase trotoar inklusif yang bisa diakses semua kalangan, serta penurunan titik genangan air. Ini menjadi arah kebijakan utama yang terus kami dorong,” ujar Rusli.
Menurut dia, pembangunan drainase menjadi prioritas awal sebelum pengaspalan dilakukan. Hal ini mengingat sejumlah wilayah kerap mengalami genangan bahkan banjir saat hujan deras.
Pemda Morotai, lanjut Rusli, akan membangun drainase yang menghubungkan Desa Gotalamo hingga Desa Muhajirin. Kedua wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai titik rawan banjir.
“Drainase akan dibangun dari Tugu Bintang di Desa Gotalamo sampai ke Desa Muhajirin. Ini penting karena dua desa ini sering terdampak banjir saat hujan deras,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!