Kejanggalan Proyek MTS-MIS Nurul Bahri: Salah Tulis Nama Desa hingga “Tim Teknis” Tanpa Identitas

Sikap tertutup tersebut menimbulkan spekulasi mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan proyek juga belum sepenuhnya rampung. Sejumlah item penting masih dalam kondisi belum selesai, di antaranya pemasangan lampu, termasuk fasilitas penerangan di kamar mandi, yang belum lengkap. Tiang bendera juga belum dipasang kembali.

Selain itu, pengecatan pintu dan lisplank belum dilakukan secara menyeluruh, sementara sebagian dinding bangunan masih belum dicat. Pekerjaan teknis lain seperti pemasangan besi untuk saluran rabat, instalasi listrik, hingga pemasangan kusen pintu dan jendela juga belum tuntas.

BACA JUGA  Temuan Salah Kelola Anggaran Senilai Rp 7 Miliar, 15 Kades Dinonaktifkan Bupati Usman

Kerusakan pada paving akibat aktivitas kendaraan proyek pun belum diperbaiki. Di sisi lain, pembersihan lingkungan pasca pekerjaan juga belum menunjukkan hasil yang maksimal.

Kondisi tersebut memperkuat kesan bahwa proyek dikerjakan tanpa perencanaan dan pengawasan yang matang. Bahkan, pemasangan papan nama yang tidak rapi dan keliru semakin menegaskan adanya indikasi pekerjaan yang dilakukan secara terburu-buru.

BACA JUGA  BPR Bobato Lestari Cabang Sanana Tawarkan Kredit Murah untuk ASN, PPPK, dan UMKM

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai identitas “tim teknis” yang bekerja di lapangan, serta sejauh mana progres penyelesaian proyek tersebut. (RMT/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah