Di tengah kegaduhan yang telanjur mengembang, ia meminta ASN dan anggota DPRD tetap tenang. Narasi yang menyebut kebijakan tersebut akan menyengsarakan pegawai, menurutnya, tidak berdiri di atas fakta.
Pemerintah daerah, kata Rusli, justru berkomitmen pada hal sebaliknya, yakni kesejahteraan aparatur. “Kami yakin dan percaya, komitmen kami adalah menyejahterakan semua pihak. ASN dan DPRD di Pulau Morotai harus sejahtera, ” ucapnya.
Ia juga menanggapi tudingan yang lebih tajam bahwa kebijakan itu menjadi cara halus untuk membebani ASN secara finansial. Dengan nada setengah berkelakar, dirinya menepis anggapan tersebut.
“Kalau dibilang Bupati mau memeras ASN, ASN tidak ada uang. Malah mereka yang minta ke Bupati,” ujarnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!