Oknum Pelatih Paskibraka di Morotai Diduga Cabuli 5 Siswa, DPPI Malut Kecam Keras

Mahli mengungkapkan, kasus serupa diduga bukan pertama kali terjadi. Namun, sebelumnya tidak terungkap karena korban merasa takut akibat adanya ancaman. “Kejadian seperti ini diduga sudah sering terjadi, hanya saja tidak terkuak karena korban diancam,” ujarnya.

DPPI Malut pun meminta seluruh pihak penyelenggara seleksi dan pelatihan Paskibraka agar lebih selektif dalam merekrut pembina atau pelatih. Ia menegaskan bahwa DPPI sebagai organisasi resmi memiliki mekanisme penugasan anggota yang terverifikasi. “Kami berharap ke depan perekrutan pelatih dilakukan secara resmi melalui DPPI agar bisa ditugaskan sesuai kriteria,” tegasnya.

BACA JUGA  Puluhan API Malut Demonstrasi di Kejati, Protes Amdal PT Priven Lestari

Mahli juga menambahkan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap anggota Purna Paskibraka yang terbukti melanggar kode etik organisasi. “Ini penting untuk menjaga nama baik organisasi dan mencegah kejadian serupa terulang,” tambahnya.

Sementara itu, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Pulau Morotai melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengusut dugaan tindak pidana tersebut. (RF/Red)

BACA JUGA  Dorong Pembangunan Daerah, PUPR Malut Bersama Media Jalin Kerja Sama
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah