Proyek Rp 1 Miliar MTS Buya Dipalang Warga, Upah Pekerja dan Material Puluhan Juta Belum Dibayar

Kontraktor proyek MTS Desa Buya, M Taufik Tukaboya, sebelumnya menyatakan akan tetap menyelesaikan kewajiban pembayaran tersebut.

Ia membantah kabar bahwa pihaknya menghindar dari tanggung jawab.
“Saya sampaikan ke mereka baik-baik. Tidak mungkin kami lari. Soal upah dan material itu tinggal sisa pelunasan saja,” kata Taufik beberapa waktu lalu.

Ia bahkan menjanjikan pembayaran akan segera dilakukan.

“Hari Jumat paling lambat hari Senin semua sudah dibayar. Pengawas juga masih di Buya dan menunggu sampai semuanya benar-benar beres baru kembali,” ujarnya.

BACA JUGA  Kapolres Halteng Pimpin Sertijab PJU, Bondan Manikotomo Jabat Kasat Reskrim

Namun hingga aksi pemalangan terjadi, janji itu disebut belum terealisasi.

MTS Buya Dipalang

Proyek pembangunan MTS Buya merupakan bagian dari program pembangunan dan rehabilitasi 13 madrasah di Kabupaten Kepulauan Sula.

Program tersebut dibiayai melalui dana SBSN yang digelontorkan pemerintah pusat melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar.
Sebanyak 13 madrasah yang menerima program tersebut antara lain:

  1. MTs Negeri 1 Sanana
  2. MTs Nurul Bahri Pohea
  3. MIS Nurul Bahri Pohea
  4. MTs Babussalam Waiboga
  5. MA Al-Ma’arif NU Wailau
  6. MTs Al-Fatah Fatlba
  7. MTs Lunamata Wainib
  8. MTs Rahmatullah Kou
  9. MA LPM (Babussalam) Waisakai
  10. MA Al-Khairaat Falabisahaya
  11. MIS Al-Munawwarah Falabisahaya
  12. MTs Al-Ma’ruf Ona
  13. MTs Babussalam Buya
BACA JUGA  Gubernur Sherly Paparkan Rancangan Sofifi Sebagai Kota Masa Depan

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak Kementerian Agama segera turun tangan.

Sebab jika masalah pembayaran terus berlarut, konflik sosial di desa berpotensi membesar. Madrasah yang seharusnya menjadi tempat belajar justru berubah menjadi arena sengketa proyek.

Bagi para pekerja, tuntutannya sederhana, yakni dibayar atas kerja yang sudah mereka selesaikan. (RMT/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah