Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah kasus rujukan pasien yang belum melalui tahapan sistem tersebut. Hal itu menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Kesehatan bersama puskesmas agar ke depan proses rujukan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Menurutnya, optimalisasi pemanfaatan SISRUTE penting agar proses rujukan pasien lebih terarah, terkoordinasi, serta sesuai dengan indikasi medis.
“Pasien yang akan dirujuk seharusnya melalui tahapan dalam SISRUTE terlebih dahulu. Ini menjadi koreksi bagi puskesmas wilayah kerja agar sistem yang sudah ada dapat difungsikan dengan baik, termasuk penggunaan ambulans laut sebagai sarana pendukung rujukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan ambulans laut saat ini telah dapat diakses melalui sistem rujukan di puskesmas wilayah Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM). (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!