APBD Malut Dipangkas Rp 800 Miliar, Gubernur Sherly Tjoanda Pastikan TPP ASN Tak Dipotong

Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menghadapi tekanan anggaran pada 2026. Transfer ke daerah dari pemerintah pusat dipangkas sekitar 20 persen atau Rp 800 miliar.

Meski begitu, Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan tidak ada pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, khususnya di level staf.

“Tidak ada pemotongan TPP sebesar 20 persen untuk staf, baik PNS maupun PPPK. Kalau ada yang dipotong, segera laporkan ke pimpinan OPD,” tegas Sherly saat apel gabungan ASN di Kantor Gubernur di Sofifi, Senin (9/3/2026).

BACA JUGA  Abubakar Abdullah Kendalikan 2 OPD di Pemprov Malut

Menurutnya, meski anggaran daerah terdampak kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD), pemerintah provinsi tetap berupaya menjaga kesejahteraan aparatur.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah